Wakil Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani singgung masalah anggaran yang dibutuhkan pemerintah untuk menghadirkan pendidikan gratis jenjang SD-PTN. Jika dikalkulasi, untuk mewujudkan anggaran ini pemerintah membutuhkan anggaran mencapai Rp 393,7 triliun.
Lalu menyebut, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) sempat menyampaikan perhitungan awal kebutuhan anggaran sekitar Rp 93,7 triliun. Sedangkan sisanya, merupakan kebutuhan yang dibutuhkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Meskipun sudah ada perhitungannya, Lalu menekankan ini barulah perhitungan awal. Publik perlu memahami bila anggaran ini belum tersedia atau diputuskan.
"Angka ini merupakan kebutuhan perhitungan awal, bukan berarti anggarannya sudah tersedia atau sudah diputuskan seluruhnya," tutur Lalu kepada detikEdu melalui pesan tertulis, Kamis (24/9/2026) ditulis Jumat (25/9/2026).
Berbagi Pos Pembiayaan Harus Diperhatikan
Ke depannya, Lalu menyebutkan pemerintah masih perlu menentukan skema pembiayaan, sumber anggaran, cakupan biaya yang ditanggung, serta tahapan implementasi dari kebijakan ini. Tak hanya biaya pendidikan, ada pos pembiayaan lain yang juga perlu diperhatikan pemerintah.
"Kita juga harus melihat bahwa anggaran pendidikan tidak hanya digunakan untuk program pendidikan tanpa biaya. Ada kebutuhan guru, sarana-prasarana, beasiswa, peningkatan mutu, riset, operasional perguruan tinggi, dan berbagai program pendidikan lainnya," jelas Lalu.
Saat ini, pemerintah perlu segera menyampaikan formula yang konkret terkait kebijakan ini. Formula ini berkaitan dengan kebutuhan anggaran, komponen biaya yang ditanggung, sumber pendanaan, dan kapan kebijakan akan berlangsung.
Lalu tidak menutup kemungkinan bila kebijakan akan diterapkan secara bertahap. Namun, jika memang benar, menurutnya tahapan dan target waktu perlu disampaikan secara jelas.
"Kalau memang harus bertahap, tahapan dan target waktunya juga harus jelas," tegas Lalu.
Sebagai informasi, kebijakan pendidikan negeri gratis merupakan inisiasi yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto. Pendidikan gratis direncanakan berlaku di sekolah negeri dari jenjang TK negeri hingga PTN.
Presiden Prabowo juga menginstruksikan untuk merancang ulang anggaran pendidikan. Instruksi ini juga sudah diterima oleh Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara.
Pemerintah saat ini belum memerinci berapa dana yang nantinya dialokasikan secara khusus untuk menjalankan program pendidikan gratis hingga PTN. Suahasil hanya memastikan arahan yang diterima pemerintah adalah melakukan redesign anggaran dengan tujuan memperkuat kualitas pendidikan.
"Ini diberi arahan, lakukan redesign. Tujuannya memperkuat kualitas pendidikan," tuturnya, dikutip dari arsip detikEdu.
Simak Video "Video Komisi X DPR Minta LPDP Evaluasi Rekrutmen Penerima Beasiswa"
(det/nah)