×
Ad

Viral Data Anak Dicatut untuk Dapodik, Kemendikdasmen: Tanggapi Isu dengan Serius

Devita Savitri - detikEdu
Rabu, 05 Agu 2026 12:30 WIB
Ilustrasi murid PUAD. Kemendikdasmen beri tanggapan terkait viralnya data anak dicatut dan dimasukkan ke Dapodik. Foto: guru_esdeh
Jakarta -

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) beri pernyataan terkait ramainya isu penyalahgunaan data anak pada Data Pokok Pendidikan (Dapodik) di jenjang PAUD. Data anak diduga digunakan lembaga pendidikan PAUD agar mendapatkan Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP).

Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi (Kepala Pusdatin) Kemendikdasmen Wibowo Mukti menyebut pihaknya sudah mengetahui dan mencoba mendalami kasus ini. Terutama hal ini bisa terjadi tanpa seizin orang tua.

"Kami telah memonitor dan mengetahui perbincangan yang sedang ramai di media sosial terkait dugaan penyalahgunaan data anak untuk dimasukkan ke dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik) tanpa seizin orang tua," katanya pada detikEdu via pesan teks, Rabu (5/8/2026).

Wibowo menegaskan Kemendikdasmen akan menanggapi isu ini dengan serius. Dalam pengelolaan Dapodik, ia menyebut pentingnya integritas dan perlindungan data pribadi.

"Kami menanggapi isu ini dengan serius karena integritas data dan perlindungan data pribadi merupakan prioritas utama dalam pengelolaan Dapodik," tekannya.

Keluhan Ibu: Data Anaknya Dicatut di Thread

Sebagai informasi, informasi kasus pencatutan data anak di Dapodik awalnya ramai di media sosial Thread. Seorang ibu melalui akun Threadsnya dengan username @nadyxxxx bercerita bahwa anaknya tercatat sekolah di sebuah PAUD.

"Bismillah izin karna lagi viral tentang nisn dapodik anak saya perempuan berusia 3tahun 9bulan bahkan belum sekolah dimanapun saya barusan cek di web nya GONGGG ternyata anak saya terdaftar di sebuah paud yang bahkan saya belum pernah kesana? apa jawaban kadernya sayang? mari kita baca .. data sepeenting ini disalah gunakan untuk kepentingan mereka sendiri!," katanya dikutip dari arsip detikEdu.

Selain N, warga lain berinisial V menyampaikan keluhan yang mirip. Berbeda kasus, ia melihat nama anaknya masih tercatat sebagai siswa aktif di sekolah lama.

"Baru rame soal anak asal dimasukan dapodik, karna penasaran akhirnya aku cek jg data anakku. cringgg status anakku masih siswa aktif disekolah lama, padahal udah pindah ke sekolah baru. ini termasuk penyalahgunaan data jg ga ya?," kata @vanixxxxx.

Kasus serupa lainnya terjadi pada ibu berinisial S dengan akun @serlixxxxx. Ibu S mengaku bila kader posyandu memakai data anaknya untuk di daftarkan ke Dapodik sekolah miliknya.



Simak Video "Video: Jurus Kemendikdasmen Cegah Jual Beli Kursi SPMB 2026"

(det/twu)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork