Belakangan ini warga ramai membicarakan penggunaan data anak dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Banyak anak yang belum masuk sekolah tetapi datanya sudah masuk Dapodik.
Bahkan beberapa di antaranya sudah tercatat sebagai siswa di suatu sekolah. Seperti yang disampaikan seorang ibu berinisial N lewat akunThreads dengan username @nadyxxxxxx, ia bercerita bahwa anaknya tercatat sekolah di sebuah PAUD.
"Bismillah izin karna lagi viral tentang nisn dapodik anak saya perempuan berusia 3tahun 9bulan bahkan belum sekolah dimanapun saya barusan cek di web nya GONGGG ternyata anak saya terdaftar di sebuah paud yang bahkan saya belum pernah kesana? apa jawaban kadernya sayang? mari kita baca .. data sepeenting ini disalah gunakan untuk kepentingan mereka sendiri!," katanya dikutip dari unggahannya di Threads.
Selain N, warga lain berinisial V menyampaikan keluhan yang mirip. Berbeda kasus, ia melihat nama anaknya masih tercatat sebagai siswa aktif di sekolah lama.
"Baru rame soal anak asal dimasukan dapodik, karna pernasaran akhirnya aku cek jg data anakku. cringgg stasus anakku masih siswa aktif disekolah lama, padahal udah pindah ke sekolah baru. ini termasuk penyalahgunaan data jg ga ya?," kata @vanixxxxx.
Respons Sekolah Terkait
Ibu berinisial N tersebut telah memastikan langsung mengenai penggunaan data anaknya ke pihak posyandu maupun sekolah terkait. Namun, N mengaku belum menemukan jawaban yang memuaskan.
Nama anaknya sendiri tercatat di TKI Nidaul Jannah, Jatisampurna, Kota Bekasi. Pihak dari TK tersebut sudah mengkonfirmasi N secara langsung:
"Hai kak, saya operator dapodik juga. Pastikan status anaknya dimutasikan ya, bukan dihapus atau dikeluarkan. Karena kalau mutasi misal anaknya mau daftar sekolah, sekolah baru tinggal tarik data. Dan ibu berhak menerima surat mutasi resmi. Datang aja Bu minta saat itu juga dimutasikan dan suratnya," balas akun @tki.nidaul.jannah.
Apa Itu Data Dapodik?
Dapodik (Data Pokok Pendidikan) merupakan sistem pendataan terintegrasi berskala nasional yang dikelola oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Sistem ini menghimpun informasi langsung dari sekolah mengenai data institusi, murid, pengajar, staf kependidikan, serta substansi pendidikan lainnya.
Melalui platform daring ini, data dapat diperbarui secara berkala dan digunakan oleh pemerintah sebagai acuan utama dalam merancang perencanaan pendidikan serta program-program yang tepat sasaran dengan proses akses data yang efisien.
Dapodik ini berisikan data-data sebagai berikut:
- Data sekolah: Profil, alamat, izin operasional, sanitasi, dan listrik
- Data peserta didik: Biodata siswa, Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), Nomor Induk Kependudukan (NIK), asal sekolah
- Data PTK: Identitas pendidikan dan tenaga kependidikan, SK pengangkatan, dan jam mengajar
- Rombel dan pembelajaran: Pembagian kelas, jadwal. dan mata pelajaran.
Bila Anda orang tua punya pengalaman serupa, bisa kirim pengalaman di komentar atau ke email redaksi: detikedu@detik.com
Simak Video "Video: Jurus Kemendikdasmen Cegah Jual Beli Kursi SPMB 2026"
(cyu/nwk)