Kementerian Pendidikan, Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) akan segera membuka SMA Unggul Garuda untuk siswa berprestasi. Konsep sekolah ini mengundang sorotan lantaran disebut mirip dengan konsep rintisan sekolah bertaraf internasional (RSBI).
Sebagai informasi,RSBI adalah program pemerintah untuk menciptakan sekolah berkualitas standar internasional yang menggunakan bahasa Inggris sebagai pengantar. Namun pada 2013, Mahkamah Konstitusi membubarkanRSBI karena dianggap diskriminatif, berbiaya mahal, dan tidak sesuai konstitusi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Vira Agustina selaku Ketua Tim SMA Garuda Baru dan Garuda Transformasi menegaskan SMA Unggul Garuda memiliki konsep yang cukup berbeda dengan RSBI.
Ia mengungkapkan, pada hakikatnya, SMA Unggul Garuda adalah sekolah baru yang ditujukan untuk mendidik siswa berprestasi. Hal ini berbeda dengan RSBI yang merupakan sekolah umum yang sudah ada, tetapi diubah menjadi berkonsep RSBI.
"SMA Unggul Garuda baru ini yang pertama adalah pendidikan khusus, ini yang selalu harus di-highlight, karena RSBI ditetapkannya di SMA umum," ujar Vira dalam agenda Ngopi Bareng Terkait Seleksi PPDB dan Rekrutmen Guru dan Tendik SMA Unggul Garuda Baru di Graha Diktisaintek, Gedung Kemdiktisaintek, Jalan Pintu Satu Senayan, Jakarta, Rabu (18/2/2026).
SMA Unggul Garuda Khusus Anak Berprestasi
Berbeda dengan RSBI, SMA Unggul Garuda juga dikhususkan untuk anak-anak berprestasi. Sekolah ini juga mengutamakan dari anak dengan latar belakang ekonomi kurang mampu.
"SMA Unggul Garuda baru adalah sebuah pendidikan khusus yang ditargetkan pada anak yang memiliki prestasi di atas rata-rata," ujarnya.
Apakah SMA Unggul Garuda Akan Bernasib Sama dengan RSBI?
RSBI resmi dihapus pada 8 Januari 2013 berdasarkan keputusan Mahkamah Konstitusi. Agar tidak bernasib sama,Kemendiktisaintek memastikan keberlanjutan dari konsep SMA Unggul Garuda. Salah satunya adalah melalui kolaborasi dana denganLPDP.
Ardi Findyartini selaku Direktur Strategi dan Sistem Pembelajaran Transformasi Kemdiktisaintek menyampaikan, pembangunan dan pengelolaan SMA Unggul Garuda menggunakan dana abadi LPDP.
"Sudah direncanakan dan dialokasikan dana abadi untuk SMA Unggul Garuda Baru. Sebelumnya sudah mulai disisihkan dan dikolaborasikan dengan LPDP untuk pengelolaannya. Tentunya untuk ke depan SMA Unggulan Garuda Baru juga sustain," tuturnya.
