Penuhi Gizi Anak Sekolah, Pemprov DKI Jakarta Kembali Jalankan Program PMTAS

Devi Setya - detikEdu
Senin, 22 Agu 2022 12:30 WIB
Contrast between healthy and unhealthy food at school
Ilustrasi makanan anak sekolah Foto: iStock
Jakarta -

Pemberian Makanan Tambahan Anak Sekolah (PMTAS) akan kembali diadakan Agustus 2022. Sebelumnya program ini sudah dimulai sejak 2019 namun sempat terhenti karena pandemi COVID-19.

Dikutip dari Instagram resmi Disdik DKI Jakarta, tahun ini tepatnya di bulan Agustus program PMTAS akan kembali diadakan di sekolah-sekolah yang berlokasi di Jakarta.

"Dengan PMTAS, harapannya anak-anak sekolah di Jakarta semakin tumbuh sehat, cerdas, dan semangat belajar," tulis keterangan dalam postingan instagram Disdik DKI Jakarta, yang dikutip Sabtu (20/8/2022).

Dalam tayangan video berdurasi 4 menit ini menjelaskan bahwa Pemprov DKI Jakarta terus meninjau dan memberikan perhatian yang serius terhadap program PMTAS.

Tampak juga Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang menegaskan bahwa pemenuhan gizi yang cukup pada anak sangatlah penting supaya mereka tanpa kendala menjalani proses belajar.

PMTAS Sudah Dimulai Sejak 2019

Program PMTAS sendiri sebenarnya sudah dimulai sejak 2019. Namun karena pandemi COVID-19, program ini sempat terhenti selama dua tahun akibat kegiatan belajar dilakukan secara daring dari rumah masing-masing siswa.

PMTAS diatur dalam Peraturan Gubernur (PERGUB) nomor 9 tentang Penyediaan Makanan Tambahan Anak Sekolah Pada Satuan Pendidikan yang ditetapkan pada 31 Januari 2019 dan mulai berlaku sejak 06 Februari 2019.

Tahun ini kegiatan belajar tatap muka sudah kembali digelar di Jakarta dengan menerapkan protokol kesehatan. Beriringan dengan hal ini, PMTAS pun kembali dilakukan.

Dilaksanakan Komite Sekolah

Program PMTAS dilaksanakan oleh komite sekolah yang terdiri dari orang tua siswa. Persiapan PMTAS dilakukan secara bersama mulai dari belanja bahan makanan, mengolah masakan hingga menyajikan makanan kepada para siswa.

Pada praktiknya, PMTAS ini juga melibatkan tim penguji dan pengawas yang memastikan makanan aman dikonsumsi anak-anak.

Pendampingan juga dilakukan oleh Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) DKI Jakarta, sehingga tujuan untuk meningkatkan kecukupan asupan gizi dan ketahanan fisik siswa SD dapat tercapai.

Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Nahdiana mengatakan PMTAS dilaksanakan kembali mulai Agustus 2022.

"Sesuai dengan amanah Pergub nomor 9 tahun 2019, lalu ada Keputusan Gubernur nomor 675 tahun 2022 ini kita berikan kembali Pemberian Makanan Tambahan Anak Sekolah. Bukan memberikan makanan utama, tapi makanan tambahan yang harapannya bisa meningkatkan ketahanan fisik, kesehatan anak-anak, lalu konsentrasi anak-anak dalam belajar," ujar Nahdiana.

Lebih lanjut, Nahdiana juga menjelaskan makanan yang dijadikan PMTAS ini juga memiliki nilai gizi tinggi. Makanan juga harus bebas dari zat adiktif, sebaran logam dan hal lain yang berbahaya jika dikonsumsi anak-anak.

Dilakukan Sebanyak 20 kali

Program PMTAS tahun ini dimulai bulan Agustus hingga Desember 2022. Diagendakan PMTAS ini bisa dilakukan sebanyak 20 kali dan diberikan setiap minggunya di hari Rabu.

Antusiasme dari komite sekolah pun menjadi semangat untuk menyajikan makanan terbaik bagi anak-anak.

"PMTAS menurut saya bagus, untuk pemenuhan gizi Menu-menu yang disajikan diharapkan menu yang baik, menu yang bergizi dan disukai anak-anak," ujar Novia Delvita, anggota Komite Sekolah SDN Duren Sawit 07.

PMTAS diberikan seminggu sekali setiap hari Rabu di 620 sekolah yang tersebar di DKI Jakarta mulai dari PAUD Negeri, SD Negeri hingga SLB Negeri.

Dengan adanya program ini, diharapkan agar anak-anak sekolah di Jakarta bisa semakin tumbuh sehat, cerdas dan semangat belajar.



Simak Video "Perkembangan Kasus Siswa SD Di-bully Kakak Kelas Hingga Koma"
[Gambas:Video 20detik]
(dvs/faz)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia