Syarat Usia dan Kuota PPDB DKI 2022 Jenjang SD, SMP, SMA, SMK

Novia Aisyah - detikEdu
Minggu, 22 Mei 2022 18:00 WIB
PPDB DKI 2022
Batas usia PPDB DKI 2022 jenjang SD sampai SMA/SMK. Foto: Tim Infografis Detik
Jakarta -

Rangkaian PPDB DKI 2022 telah dimulai sejak 17 Mei 2022. Pada tahun ini, jalur penerimaan yang dibuka juga sama seperti tahun lalu, yaitu jalur afirmasi, zonasi, prestasi, dan pindah tugas orang tua.

Calon siswa SMP, SMA, dan SMK wajib melakukan prapendafaran mulai 17 Mei jam 08.00 WIB sampai 14 Juni 200 jam 12.00 WIB. Kemudian, pengajuan akun untuk jenjang SD juga dimulai pada tanggal tersebut, sedangkan untuk siswa SMP dimulai sejak 23 Mei dan SMK 30 Mei 2022.

Sebelum mendaftarkan diri, calon siswa dan orang tua bisa membaca terlebih dahulu ketentuan usia pendaftar dan syarat PPDB DKI 2022 pada setiap jenjang.

Syarat dan Usia Minimal PPDB DKI 2022 Semua Jenjang

1. SD

  • Umur minimal 6 tahun per 1 Juli 2022.
  • Memiliki akta kelahiran atau surat keterangan laporan kelahiran dari pihak berwenang.
  • Tercatat dalam Kartu Keluarga yang dikeluarkan setidaknya 1 tahun sebelum awal tanggal pendaftaran.

2. SMP

  • Maksimal berusia 15 tahun per 1 Juli 2022.
  • Lulus SD atau sederajat.
  • Tercatat dalam KK yang terbit paling tidak 1 tahun sebelum awal tanggal pendaftaran.

3. SMA

  • Umur maksimal 21 tahun per 1 Juli 2022.
  • Lulusan SMP atau sederajat.
  • Tercatat dalam Kartu Keluarga yang dikeluarkan paling singkat 1 tahun sebelum awal tanggal pendaftaran.

4. SMK

  • Usia maksimal 21 tahun per 1 Juli 2022
  • Lulus SMP/sederajat
  • Tercatat dalam Kartu Keluarga
  • Peserta disabilitas diarahkan memilih keahlian, yang disesuaikan dengan karakteristik kompetensi keahlian yang dipilih.

Kuota PPDB 2022 dan Ketentuannya dalam Permendikbud Nomor 1/2021

1. SD

A. Zonasi

  • Kuota PPDB: 73 persen
  • Berdasarkan Permendikbud: minimal 70 persen

B. Afirmasi

  • Kuota PPDB: 25 persen
  • Permendikbud: minimal 15 persen

C. Pindah tugas orang tua dan anak guru

  • Kuota PPDB: 2 persen
  • Permendikbud: maksimal 5 persen

2. SMP

A. Zonasi

  • Kuota PPDB: 50 persen
  • Permendikbud: minimal 50 persen

B. Afirmasi

  • Kuota PPDB: 25 persen
  • Permendikbud: minimal 15 persen

C. Pindah tugas orang tua dan anak guru

  • Kuota PPDB: 2 persen
  • Permendikbud: maksimal 5 persen

D. Prestasi nonakademik

  • PPDB: 5 persen

E. Prestasi akademik

  • PPDB: 18 persen

3. SMA

A. Zonasi

  • Kuota PPDB: 50 persen
  • Permendikbud: minimal 50 persen

B. Afirmasi

  • Kuota PPDB: 25 persen
  • Permendikbud: minimal 15 persen

C. Pindah tugas orang tua dan guru

  • Kuota PPDB: 2 persen
  • Permendikbud: maksimal 5 persen

D. Prestasi nonakademik

  • Kuota PPDB: 5 persen

E. Prestasi akademik

  • Kuota PPDB: 18 persen

4. SMK

A. Afirmasi

  • Kuota PPDB: 43 persen
  • Permendikbud: minimal 15 persen

B. Pindah tugas orang tua dan anak guru

  • Kuota PPDB: 2 persen
  • Permendikbud: maksimal 5 persen

C. Prestasi nonakademik

  • Kuota PPDB: 5 persen

D. Prestasi akademik

  • Kuota PPDB: 50 persen
  • Permendikbud:

Demikian batas usia minimal, syarat, dan kuota PPDB DKI 2022 seluruh jenjang.



Simak Video "Pemprov DKI Pastikan Sistem PPDB 2022 Berlangsung Baik"
[Gambas:Video 20detik]
(nah/nah)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia