Ini Isi Makalah yang Jadi Pemenang di Lomba Karya Ilmiah Kementerian PUPR

Bima Bagaskara - detikEdu
Rabu, 30 Mar 2022 19:35 WIB
PUPR Bandung
Foto: Bima Bagaskara/detikcom
Bandung -

Makalah dengan judul Konservasi Air Tanah dengan Metode Trisures berhasil keluar sebagai juara pertama dalam Lomba Karya Ilmiah Bina Teknik Sumber Daya Air. Makalah SMA Kristen Trimulia HITS Bandung itu sukses mengalahkan ratusan karya ilmiah lain yang dikirim oleh pelajar tingkat SMA/SMK/MA dari seluruh Indonesia.

Karya ilmiah Konservasi Air Tanah dengan Metode Trisures itu ditulis oleh tiga pelajar SMA Kristen Trimulia HITS Bandung yakni Christabel Ghibli, Emily Delwyn Cheniatrixivani Seru dan Valerie Foniel Johan.

Lewat karya ilmiah itu, ketiga pelajar tersebut membahas tentang alih fungsi lahan yang meningkat dan secara tidak langsung mempengaruhi kawasan resapan air yang tertutup permukaannya hingga mengakibatkan proses peresapan air tidak maksimal.

"Ini berdampak pada air hujan yang menjadi surface runoff semakin bertambah dan bisa melampaui kapasitas drainase. Permasalahan ini dapat diatasi dengan pembuatan sumur resapan," tulis ketiganya dalam makalah sebagaimana dilihat detikJabar, Rabu (30/3/2022).

Dalam makalah itu ketiganya mengungkapkan jika pembuatan sumur resapan menjadi salah satu sarana untuk menampung air hujan dan mempercepat proses meresap air ke dalam tanah.

"Kami melakukan studi komparatif untuk menentukan dimensi dan desain sumur resapan yang paling efektif dalam proses penyerapan air hujan," ujarnya.

Adapun Metode Trisures yang dijadikan judul dalam makalah mereka adalah solusi untuk meningkatkan konservasi air tanah dimana metode ini merupakan modifikasi dari hasil perbandingan antara kedua metode, yang memperhatikan dari hasil perhitungan dimensi sumur serapannya.

"Hasil paling baik dalam penyerapan air hujan, maupun segi konstruksi, Trisures merupakan sumur resapan yang dindingnya dilapisi oleh bata kepingan batu memberikan hasil yang paling ideal, efektif, dan efisien," tandasnya.

Lomba karya tulis ilmiah yang digelar Kementerian PUPR itu diadakan dalam rangka memperingati Hari Air Dunia ke-30 Tahun 2022.

Lomba itu mengangkat tema 'Air Tanah-Memahami, Memanfaatkan dan Melindungi' yang diikuti ratusan peserta dari pelajar tingkat SMA/SMK/MA dari seluruh Indonesia.

Adapun seleksi offline dilakukan di Gedung Direktorat Bina Teknik Sumber Daya Air di Jalan Ir Juanda, Dago, Kota Bandung yang dibuka langsung oleh Direktur Bina Teknik Sumber Daya Air Muhammad Rizal.

(ega/ega)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia