90 Sekolah Tutup PTM di Jakarta, Wapres Bicara Nasib PTM 100 Persen

Trisna Wulandari - detikEdu
Rabu, 26 Jan 2022 10:20 WIB
Kota Depok mulai menggelar kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen hari ini. Seperti apa suasana hari pertama PTM di SMPN 3 Depok? Lihat yuk.
Foto: Andhika Prasetia/detikcom
Jakarta -

Sebanyak 90 sekolah di Jakarta tutup pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen setelah ditemukan kasus COVID-19 pada siswa, guru, dan tenaga kependidikan. Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, berdasarkan data 22 Januari 2022, tercatat 120 siswa positif COVID-19.

"Total jumlah sekolah yang ditemukan kasus positif 90 sekolah. Kasus positif COVID-19 terdiri dari 120 siswa, 9 guru dan 6 tenaga pendidik," kata Riza Patria dalam keterangan tertulis, Rabu (26/1/2022).

Sebanyak 90 sekolah yang ditutup tersebar di 5 wilayah kota Jakarta, yakni Jakarta Barat 9 sekolah, Jakarta Pusat 5 sekolah, Jakarta Selatan 31 sekolah, Jakarta Timur 42 sekolah, dan Jakarta Utara 3 sekolah. Sekolah yang ditutup mencakup jenjang TK sampai SMA.

Sekolah dengan temuan kasus COVID-19 ditutup dalam durasi 5-14 hari sesuai ketentuan SKB 4 menteri. Saat ini, sekitar 80 sekolah sudah diizinkan dibuka kembali.

Sementara itu, Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin mengatakan, setelah memantau evaluasi penyelenggaraan pertemuan tatap muka (PTM) di sekolah-sekolah, ia menilai kebijakan PTM butuh perhatian khusus. Ma'ruf mengatakan, perhatian pada PTM perlu dilakukan mengingat puncak penyebaran varian Omicron diperkirakan terjadi pada Februari 2022 hingga awal Maret 2022.

"Sampai tanggal 18 Januari 2022 itu terdapat 41 sekolah SD/SMA di Jakarta yang sebagian siswanya positif Covid-19. Bagaimana kira-kira kelanjutan kebijakan dari PTM ini, pembelajaran tatap muka ini. Karena penyebarannya cepat dan bahkan diperkirakan Februari ini akan mencapai puncaknya dan sampai dengan awal Maret," kata Ma'ruf dalam Rapat Terbatas Evaluasi PPKM secara daring, dikutip dari laman Kominfo, Rabu (26/1/2022).

Sebelumnya Ma'ruf mengingatkan seluruh pemerintah daerah mengantisipasi lonjakan kasus Corona akibat varian Omicron dan imbasnya pada PTM. Salah satunya yakni dengan vaksinasi dan penerapan protokol kesehatan.

"Karena Omicron itu sudah mulai meningkat, khususnya di daerah Jabodetabek, dan Banten ini beberapa kabupaten/kotanya tersambung, terutama Tangerang Raya, maka saya minta antisipasi. Selain penerapan protokol kesehatan kemudian juga vaksinasi, termasuk sudah mulai booster dan juga penerapan PeduliLindungi di daerah-daerah di mana terjadi mobilitas," kata Ma'ruf.

Simak Video 'Omicron Meningkat, Menko PMK: PTM Tetap Berjalan':

[Gambas:Video 20detik]



(twu/nwy)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia