Sambut PTM 100 Persen, Murid SMP di Bantul Gelar Tari Kursi

Pradito Rida Pertana - detikEdu
Senin, 10 Jan 2022 17:30 WIB
Siswa SMPN 1 Bantul, DI Yogyakarta gelar tari Bangku di halaman sekolah menyambut PTM 100 persen, Senin (10/1/2022)
Siswa SMPN 1 Bantul, DI Yogyakarta gelar tari Bangku di halaman sekolah menyambut PTM 100 persen, Senin (10/1/2022) (Pradito Rida)
Bantul -

Sekolah di kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) hari ini, Senin (10/1/2022) mulai menerapkan pembelajaran tatap muka (PTM) secara penuh. Terkait hal tersebut, murid SMP Negeri 1 Bantul menyambutnya dengan melakukan tari kursi di halaman sekolah.

Salah satu guru pendamping di SMPN 1 Bantul Fahrurozi mengatakan, bahwa ada sekitar 20 murid kelas VIII yang melakukan tari menggunakan kursi kelas sebagai propertinya. Menurutnya, tarian itu dilakukan untuk menyambut PTM secara penuh.

"Jadi ini (tari kursi menyambut PTM full) sebagai ekspresi kegembiraan siswa ya. Karena kan sudah lama mereka belajarnya online terus," ucapnya kepada wartawan, Senin (10/1/2022).

Menurutnya, tarian itu sudah direncanakan murid-murid jauh-jauh hari. Secara detail, tari kursi ini merupakan tari kolosal yang menceritakan dan menggambarkan kegembiraan siswa karena pandemi sudah mereda sehingga bisa melaksanakan PTM secara penuh.

"Karena itu guru-guru menyambut baik inisiatif murid-murid ini. Kami juga terus mewanti-wanti agar murid tetap menerapkan prokes selama tarian berlangsung, misalnya jaga jarak," katanya.

Salah satu murid SMPN 1 Bantul Hayuningtyas mengaku sangat senang bisa kembali bertemu dengan teman-temannya di sekolah. Pasalnya, selama pembelajaran jarak jauh atau secara daring dia sangat jarang bertemu dengan teman-temannya.

"Ya senang bisa masuk sekolah lagi karena kan bisa ketemu sama teman-teman. Kalau online kan tidak bisa ketemu teman-teman," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Bantul telah memulai pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen di sekolah-sekolah dengan sistem jenjang waktu. Sedangkan untuk sekolah yang belum bisa menggelar PTM Disdikpora tidak melarangnya.

"Alhamdulillah sesuai arahan bapak Presiden dan Menteri kondisi Bantul sudah kondusif dan sudah mulai PTM 100 persen," Kepala Disdikpora Bantul Isdarmoko saat ditemui di Kabupaten Bantul, Sabtu (8/1/2022).

Isdarmoko menyebut PTM di Bantul sebetulnya sudah dimulai sejak awal Januari. Sedangkan untuk secara serentak, PTM 100% di DIY mulai Senin (10/1/2022).

"Kita sudah mulai sejak tanggal 3 (Januari untuk PTM). Sebenarnya DIY sepakat tanggal 10 (PTM), nah tanggal 10 itu full PTM maksudnya," ucapnya.

Kendati demikian, ada catatan khusus terkait PTM 100 persen di Bumi Projotamansari. Karena itu pihaknya memberi izin kepada sekolah yang belum bisa menggelar PTM secara maksimal.

"Walaupun ini dengan catatan ya, catatannya tentu sesuai dengan situasi dan kondisi. Jadi tidak serta merta harus seperti di SKB (surat keputusan bersama 4 Menteri soal PTM)," katanya.

"Jadi kalau ada sekolah belum bisa maksimal menggelar PTM 100 persen, masih kita izinkan. Seperti Slsekolah yang berdampak memicu kerumunan karena terbentur luasan standar kelas," lanjut Isdarmoko.

Oleh sebab itu, pihaknya mengatur waktu selama pelaksanaan PTM 100 persen di Bantul. Nantinya waktu masuk sekolah untuk setiap kelas dibuat berbeda-beda.

"Kita juga atur tentang selang waktu, pulang dan masuk berbeda. Contoh SMP kelas 1 masuk jam 7, kelas 2 jam setengah 8 dan kelas 3 masuk jam 8. Semua itu untuk mencegah kerumunan, kan pulangnya jadi tidak bersamaan," katanya.



Simak Video "PTM Sekolah dan Kurikulum di Ciamis Dilaksanakan 100 Persen"
[Gambas:Video 20detik]
(pal/pal)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia