34.555 Madrasah Siap PTM Terbatas 2022, Begini Aturan dari Kemenag

Fahri Zulfikar - detikEdu
Senin, 03 Jan 2022 20:10 WIB
Sekolah di Jakarta menggelar tatap muka terbatas hari ini. Kapasitas ruang kelas bisa terisi 100 persen dengan durasi belajar 6 jam.
Foto: Andhika Prasetia/detikcom
Jakarta -

Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas sudah diselenggarakan mulai Januari 2022 ini. Termasuk untuk sekolah madrasah yang sudah dinyatakan siap oleh Kementerian Agama (Kemenag).

Melalui webinar 'Penyesuaian Kebijakan Pelaksanaan PTM Terbatas 2022' yang diselenggarakan Ditjen PAUD Dikdasmen, Direktorat Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan Madrasah (Dit. KSKK) Kemenag, Ahmad Hidayatullah mengatakan madrasah siap menyelenggarakan sekolah tatap muka.

"Dengan SKB 4 Menteri, dimulai dari awal tahun 2022 kita (madrasah) wajib menyelenggarakan tatap muka, kecuali yang kondisinya sangat memaksa misalnya di PPKM level 4," katanya dalam webinar yang disiarkan akun YouTube Ditjen PAUD Dikdasmen, Senin (3/1/2022).

Ahmad juga menyatakan PTM Terbatas sudah bisa dilakukan karena perkembangan kasus covid menurun. Indikatornya angka kasus yang rendah dan gerakan vaksinasi yang sudah mencapai batas minimal.

"Oleh karena itu, kita mulai memperbaiki paradigma agar hidup dalam pembelajaran di sekolah dengan pemulihan," ucapnya.

34.555 Madrasah Siap PTM Terbatas

Berdasarkan data, Ahmad memaparkan bahwa dari Sabang sampai Merauke, sampai hari ini sudah ada madrasah yang lulus verifikasi sebanyak 34.555 atau 41,37% dari total 83.528 madrasah.

Itu artinya, madrasah tersebut secara resmi sudah siap untuk menyelenggarakan PTM Terbatas 2022 berdasarkan SKB 4 Menteri.

Kemudian yang sudah menyatakan siap tapi masih dalam proses verifikasi dan kecenderungannya akan siap setelah memenuhi syarat sebanyak 48.459 atau 58.01%

"Dengan demikian maka dari data, yang masih harus belajar dari rumah sebanyak 514 madrasah atau hanya 0,62%. Dengan demikian maka sudah 99% madrasah sudah siap tatap muka," terangnya.

Untuk itu, Ahmad berpesan kepada warga madrasah untuk selalu mencontohkan disiplin protokol kesehatan kepada anak-anak.

"Di dalam pendidikan ada pesan dari Sayyidina Ali yakni didiklah anak-anak dengan perbuatan kamu bukan lisan, sehingga kalau harus pakai masker, jaga jarak, atau mengatur apapun mohon kepala madrasah, guru, dan orang tua memberikan contoh kepada anak-anak kita agar budaya baru menerapkan protokol kesehatan bisa dijaga untuk memastikan PTM bisa berkelanjutan," pesannya.

Prosedur Penyelenggaraan PTM di Madrasah Tahun 2022

Sementara itu, terkait prosedur penyelenggaraan PTM Terbatas, Ahmad menjelaskan melalui 4 poin kunci. Di antaranya adalah sebagai berikut.

1. Berpedoman pada SK Bersama 4 Menteri tentang Panduan Pembelajaran

"Kita tidak boleh membuat persyaratan-persyaratan baru, kita harus bisa menjalankan semaksimal mungkin SKB 4 Menteri ini," paparnya.

Selain itu, Ahmad juga mengingatkan untuk selalu memperhatikan tingkat PPKM dan mendorong capaian vaksinasi untuk warga dan lansia di daerah madrasah.

2. Pemulihan Belajar secara Inovatif dengan memperhatikan prinsip kesehatan dan keselamatan

Meski sudah bisa belajar 100% namun menurut Ahmad pembelajaran masih terbatas durasi tertentu. Itu artinya perlu melakukan pembelajaran yang inovatif.

"Jangan sampai tugas-tugas melampaui batas maksimal sehingga anak belajar sampai larut malam," jelasnya.

3. Pengisian Aplikasi 'Daftar Periksa' dan 'SIAP BELAJAR'

Pemantauan pelaksanaan pembelajaran lewat aplikasi daftar periksa dan khusus madrasah bisa cek di kemenag.go.id.

4. Disiplin Mengimplementasikan Protokol Kesehatan

Menurut Ahmad, dalam pelaksanaan semuanya, disiplin mengimplementasikan protokol kesehatan semua pihak harus bisa menjaga.

Karena fasilitas yang sudah disiapkan, aturan-aturan yang dibuat, tidak akan efektif tanpa membangun budaya disiplin protokol kesehatan.

"Mari dengan semua kebijakan yang ada kita ciptakan siswa belajar nyaman dan bermakna dengan kreasi dan inovasi dari guru-guru sehingga model pembelajaran kolaborasi berbasis proyek perlu diefektifkan guna memaksimalkan waktu," pungkasnya.



Simak Video "Tempat Rawan Penularan Virus di Sekolah"
[Gambas:Video 20detik]
(faz/nwy)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia