5 Tips Ajari Anak Berhitung, Guru PAUD-TK Sudah Tahu Belum?

Rahma Indina Harbani - detikEdu
Jumat, 17 Sep 2021 12:30 WIB
ilustrasi anak montessori
Foto: iStock
Jakarta - Konsep matematika biasanya sudah mulai dikenalkan mulai dari anak-anak PAUD (Pendidikan Usia Dini) hingga TK (Taman Kanak-kanak). Bahkan, pada usia 1 tahun, orang tua sudah bisa mengenalkan angka dengan model yang menyenangkan bagi anak.

Mengajar anak-anak berhitung dengan strategi dan model yang benar dapat membantu mengembangkan minat anak pada angka. Selain itu, hal ini juga dapat membantu kesiapan anak dalam menghadapi konsep matematika lainnya di masa mendatang.

Ada beberapa tips yang bisa terapkan orang tua atau guru dalam mengenalkan konsep menghitung pada anak usia dini hingga anak TK. Ini tips yang dirangkum dari tulisan Ann Logsdon melalui situs Very Well Family.

5 Tips Ajari Anak Berhitung

  • 1. Kenalkan usia anak

Pengenalan konsep matematika bisa dimulai melalui pengenalan usia anak. Pengenalan usia ini dilakukan dengan mengacungkan jumlah jari yang sesuai dengan usianya.

Setelah dikenalkan, orang tua atau guru bisa meminta anak untuk menirukannya. Namun, bila anak dirasa masih belum mampu meniru, sebaiknya jangan dipaksa dan ulangi pada anak sesekali.

"Jika dia mengangkat jumlah jarinya dengan benar, jangan lupa apresiasi dengan berkata, 'Benar!' pada anak," tulis Logsdon.

  • 2. Berhitung dengan benda sekitar anak

Konsep berhitung juga bisa dikenalkan melalui benda atau aktivitas yang ada di sekitar anak. Misalnya, saat makan bersama, orang tua bisa menyendokkan nasi ke atas piring anak sambil berhitung dengan keras.

Atau gunakan peralatan bermain anak saat ia sedang mewarnai, seperti krayon, untuk menghitung. Misalnya, orang tua menunjukkan satu buah krayon pada anak dan berkata, "Ini satu krayon," lalu, mengambil dua krayon dan menjelaskan bahwa jumlahnya ada dua.

Jika diperlukan, orang tua atau guru bisa membiarkan anak memegang benda yang dijadikan objek untuk menghitung.

Melalui cara ini, menurut Ann Logsdon, dapat membawa anak dalam situasi bermain sambil belajar. Jadi, anak tidak merasa dalam situasi belajar yang membosankan.

Untuk anak usia 3-4 tahun, bisa mulai dikenalkan nama warna saat mengajarkan berhitung menggunakan benda-benda di sekitarnya.

  • 3. Jangan berlama-lama

Jangan berlama-lama maksudnya di sini adalah durasi pengenalan konsep berhitung pada anak. Sebab, anak-anak pra sekolah memiliki rentang fokus yang pendek. Hal ini membuat fokus anak teralihkan pada hal lain yang lebih menarik baginya.

"Buat durasi pengajaran tetap singkat dan curi waktu luang di sela-sela dia bermain tanpa berlebihan," kata Logsdon.

  • 4. Lakukan secara berkala

Jika anak menolak diajak berhitung dengan benda di sekitarnya, jangan khawatir. Terus lakukan demonstrasi pada anak secara berkala. Misalnya, saat anak sedang mewarnai, orang tua bisa meminta anak untuk meletakkan satu buah krayon dengan menengadahkan tangan. Namun, anak tidak memberikan respon.

Orang tua bisa mencontohkan pada anak dengan mengambil krayon tersebut sambil berhitung dengan keras, "Ini satu krayon,"

Demikian tips mengajarkan anak berhitung yang menyenangkan. Semoga tips-tips di atas bisa mudah dipahami oleh orang tua atau guru-guru PAUD hingga TK ya!

Simak Video "Mobil Jarang Dipakai, Wajibkah Ganti Oli?"
[Gambas:Video 20detik]
(rah/lus)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia