Selain Tak Dipublikasikan, Asesmen Nasional Tak untuk Tentukan Peringkat

Kristina - detikEdu
Kamis, 02 Sep 2021 20:30 WIB
Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan, Kemendikbudristek, Anindito Aditomo dalam Silaturahmi Merdeka Belajar Episode 5, Kamis (2/9/2021).
Foto: dok. tangkapan layar
Jakarta -

Pemerintah berencana menggelar Asesmen Nasional mulai 20 September 2021. Selain tidak akan dipublikasikan, hasil Asesmen Nasional juga tidak akan digunakan untuk sistem pemeringkatan sekolah.

"Kami sama sekali tidak ingin melakukan perangkingan. Jadi, jangan sampai hasil ini nanti ditampilkan sebagai ranking," ungkap Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan, Kemendikbudristek, Anindito Aditomo dalam Silaturahmi Merdeka Belajar Episode 5 dengan tema "Asesmen Nasional, Paradigma Baru Evaluasi Pendidikan Nasional", Kamis (2/9/2021).

Hal tersebut dilakukan untuk menghindari tekanan sosial yang dialami oleh pihak sekolah. "Karena itu tadi kita ingin menghindari hukuman sosial," tegasnya.

Berkaitan dengan perangkingan, Konsultan Pendidikan, Evi Gozali mengatakan bahwa perangkingan akan rentan terhadap tindakan bullying.

"Ujian Nasional ini ternyata berdampak terhadap anak sangat besar di bullying. Anak-anak yang secara akademik yang kemampuannya di bawah rata-rata akan merasa sangat minder," katanya.

"Apalagi sekolah masih menganut sistem perankingan akan rentan terjadi bullying. Nah alhamdulillah dengan adanya Asesmen Nasional ini Insya Allah bullying tidak akan ada lagi," tambah Evi.

Kemendikbudristek menegaskan, Asesmen Nasional dilakukan untuk mengevaluasi sistem pendidikan yang nantinya dapat dijadikan perbaikan dalam kualitas pembelajaran di sekolah.

"Sekali lagi ini merupakan informasi yang memicu evaluasi diri, kita ingin sekolah, daerah itu bercermin dan memiliki perencanaan yang berdasarkan data dan tujuannya untuk perbaikan kualitas pembelajaran," tegas Anindito.

Diberitakan sebelumnya, untuk menghindari tekanan sosial, Kemendikbudristek tidak akan mempublikasikan hasil Asesmen Nasional. Hasil asesmen akan disampaikan langsung kepada sekolah yang bersangkutan.

"Supaya tidak ada tekanan sosial kita tidak akan mempublikasikan hasil asesmen," tegas Anindito.

Hasil Asesmen Nasional hanya dapat diakses oleh satuan pendidikan yang bersangkutan. Adapun, hasil asesmen akan digunakan sebagai pengembangan sistem pembelajaran.

"Hasil Asesmen Nasional nanti akan kami kembalikan dalam platform digital yang nanti diberi nama raport pendidikan. Ini nanti diberikan kepada masing-masing kepala sekolah," terangnya.



Simak Video "Mendikbud Undur Asesmen Nasional Jadi September 2021"
[Gambas:Video 20detik]
(kri/nwy)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia