Indonesia berhasil menjadi juara FIFA ASEAN Cup 2026 usai mengalahkan Thailand melalui adu penalti dengan skor 4-2. Dari semua punggawa Timnas Indonesia yang juara, tercatat beberapa pemain masih berstatus sebagai mahasiswa di sebuah universitas. Siapa saja?
Dalam sejarah kompetisi sepak bola di Asia Tenggara, Indonesia belum pernah merasakan juara sejak 1991. Selama 35 tahun lamanya, Indonesia hanya mencapai prestasi terbaik di posisi kedua.
Kemenangan di final FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Senin (5/10/2026), adalah sejarah baru bagi sepak bola Indonesia. Menariknya, banyak pemain Timnas Indonesia masih tergolong muda, bahkan beberapa masih mengenyam pendidikan tinggi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut tiga pemain Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup yang mengenyam bangku kuliah.
3 Pemain Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup yang Masih Kuliah
1. Rizky Ridho - Universitas Muhammadiyah Surabaya
Rizky Ridho merupakan mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura). Perkuliahan Ridho dilakukan melalui Zoom melalui skema dukungan akademik bagi atlet profesional.
Umsura mendukung para atlet melalui skema agar mahasiswa tetap bisa menjalankan akademik sekaligus mengembangkan karier di bidang olahraga.
"Prinsipnya, kami dari kemahasiswaan terus mendampingi mahasiswa atlet agar keduanya bisa berjalan. Kami membantu dari sisi koordinasi dan komunikasi dengan program studi maupun dosen," ujar Kepala Kemahasiswaan Umsura, Khoirul Anam, dikutip dari laman resmi kampus, Selasa (6/10/2026).
Untuk saat ini, Ridho berada pada tahap bimbingan untuk pembahasan tugas akhir. Pemain klub Persija Jakarta tersebut akan dibimbing oleh dosen wali bersama para atlet lainnya.
"Iya, terakhir Ridho mengikuti bimbingan melalui Zoom untuk membahas tugas akhir yang sedang dikerjakan bersama dosen wali. Dalam bimbingan tersebut, Ridho juga bersama teman-teman atlet lainnya, seperti Samuel Eko, atlet timnas futsal, dan Muhammad Hidayat," ungkapnya.
Penampilan Ridho pun mendapatkan pujian dari Rektor Umsura. Dalam mengantarkan Timnas Indonesia menjadi juara FIFA ASEAN Cup, Rizky Ridho mencetak satu gol melawan Bangladesh dan mencetak satu assist di final melawan Thailand.
"Kami tentu sangat bangga. Rizky Ridho bukan hanya membawa nama Indonesia, tetapi juga membawa nama Umsura. Prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa dapat berprestasi di bidang olahraga sekaligus tetap menjalankan tanggung jawabnya sebagai seorang mahasiswa," tutur Rektor Umsura, Prof Mundakir.
"Menjadi atlet profesional, sekaligus menyelesaikan pendidikan tentu bukan sesuatu yang mudah. Tetapi Ridho menunjukkan bahwa dengan kerja keras dan manajemen waktu yang baik, keduanya dapat dijalankan," imbuhnya.
2. Dony Tri Pamungkas
Donny Tri Pamungkas menjadi salah satu punggawa muda yang berhasil menjadi juara FIFA ASEAN Cup bersama Timnas Indonesia. Usianya baru 21 tahun dan ia tercatat sebagai mahasiswa prodi Pendidikan Kepelatihan dan Olahraga (PKO) dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) di Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP).
Sebagai atlet, Donny juga pernah menjadi bagian dari Tim Nasional Sepak Bola Indonesia U-23 yang berlaga di SEA Games 2025 Thailand. Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan UTP Surakarta, Prof Dr Nuruddin Priya Budi S,MOr menyampaikan rasa bangganya atas capaian tersebut.
"Prestasi Donny dan Arly menjadi inspirasi bagi seluruh mahasiswa UTP. Kami selalu mendukung mahasiswa untuk berprestasi di bidang apa pun, termasuk olahraga. Semoga mereka mampu memberikan yang terbaik bagi Indonesia dan membawa pulang medali emas di ajang SEA Games," kata Prof Nuruddin, dikutip dari laman resmi UTP.
3. Mitchell Baker
Mitchell Baker memiliki keturunan dari kakek-neneknya yang lahir di Yogyakarta dan Semarang. Baker tercatat sebagai pemain sepak bola di kampus Georgetown University, Amerika Serikat.
Dikutip dari laman tim sepak bola kampusnya, Georgetown Hoyas, Baker berhasil mencetak 14 gol dan tiga assist dalam 21 pertandingan pada 2025. Kini, ia bermain untuk Vermont Green FC di USL League Two, liga sepak bola semi-profesional dan pra-profesional utama di Amerika Serikat dan Kanada.
Georgetown University sendiri dikenal sebagai kampus atletik yang mencetak atlet, pelatih, hingga staf yang unggul di bidang olahraga. Menurut pemeringkatan global terbaru THE WUR 2027, Georgetown University berada di top 196 dunia.
Meski usianya baru 19 tahun, Baker sudah menjadi penyerang andalan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026. Lima golnya ke gawang Bangladesh mengantarkan Timnas Indonesia ke final melawan Thailand.
Mitchell Baker pada akhirnya keluar sebagai pencetak gol terbanyak atau top skor FIFA ASEAN Cup 2026.
