Striker Timnas Indonesia, Mitchell Baker, resmi menjadi pencetak gol terbanyak sementara FIFA ASEAN Cup 2026. Namun, tahukah detikers, pencetak 5 gol ke gawang Bangladesh ini ternyata kuliah di Amerika Serikat (US)?
Pemain dengan nama lengkap Mitchell Lee Baker tercatat sebagai pemain sepak bola di kampus Georgetown University, Amerika Serikat. Dikutip dari laman tim sepak bola kampusnya, Georgetown Hoyas, Baker berhasil mencetak 14 gol dan tiga assist dalam 21 pertandingan pada 2025.
Georgetown University sendiri dikenal sebagai kampus atletik yang mencetak atlet, pelatih, hingga staf yang unggul di bidang olahraga. Menurut pemeringkatan global terbaru THE WUR 2027, Georgetown University berada di top 196 dunia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di peringkat nasional, Georgetown University berada di posisi 52 terbaik, unggul dari Arizona State University; University of California, Santa Cruz; hingga George Washington University.
Profil Mitch Baker: Lahir di Aussie, Lama di Hong Kong, Sekolah di US
Baker lahir di Melbourne, Australia, pada 11 Desember 2006. Ini berarti, saat mengikuti FIFA ASEAN Cup dan menjadi ujung tombak andalan Timnas Indonesia, dirinya masih berusia 19 tahun.
Mengutip laman sekolah Northwood, Baker pindah ke Hong Kong saat berusia satu tahun. Usai 10 tahun tinggal di Hong Kong, mengenal dunia olahraga termasuk sepak bola, ia kembali ke Aussie. Tak lama setelahnya, Baker meneruskan sekolah menengahnya di Northwood School, New York, Amerika Serikat.
Setelah lulus dari Northwood, ia melanjutkan kuliah ke Georgetown University di jurusan Finance. Pada usia 15 tahun, ia sudah bergabung dengan klub sepak bola Black Rock FC di Nashua, New Hampshire, AS.
Saat masuk Georgetown, ia masuk tim sepak bola kampusnya. Kini, ia bermain untuk Vermont Green FC di USL League Two, liga sepak bola semi-profesional dan pra-profesional utama di Amerika Serikat dan Kanada.
Kenapa Bisa Membela Timnas Indonesia?
Meski lahir di Australia dan besar di Hong Kong, Baker memiliki keturunan Indonesia. Kakek dari pihak ibunya yang bernama Han Koen Li, lahir di Yogyakarta, sedangkan neneknya, Li Nio The Lie, lahir di Semarang.
"Aku punya kakek-nenek orang Indonesia, jadi aku sering mengunjungi Indonesia sejak kecil. Aku suka berselancar (di Bali) melawan saudaraku, selalu bersaing siapa yang bisa menangkap ombak terbesar. Aku juga suka makanan murah dan cuaca yang bagus," katanya, dikutip dari Northwood Mirror.
Dengan garis keturunan itu, Baker bisa memilih kewarganegaraan Indonesia. Pada 13 Juli 2026, Mitchell Baker resmi menyandang status Warga Negara Indonesia (WNI) setelah menjalani pengambilan sumpah.
Kini, sebagai WNI, pemuda bernama Mitchell Baker itu telah menunjukkan teladan bagi generasi muda Indonesia, terutama di dunia sepak bola. Pada usia 19 tahun, Baker sudah mencetak 9 gol dari 7 pertandingan bersama Timnas Indonesia.
