Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

ADVERTISEMENT

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Antara - detikEdu
Kamis, 27 Agu 2026 14:30 WIB
Warga melintas di dekat bangunan toko yang rusak akibat gempa di kawasan Reo, Kabupaten Manggarai, NTT, Senin (17/8/2026). Wilayah yang tersebut menjadi salah satu titik di Kabupaten Manggarai yang paling terdampak gempa bumi bermagnitudo 7,7 di NTT. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/foc.
Potret Kerusakan Akibat Gempa Manggarai. (Foto: ANTARA FOTO/FIKRI YUSUF)
Jakarta -

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menggratiskan Uang Kuliah Tunggal (UKT) satu semester bagi 5.000 mahasiswa terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT). Jika masih diperlukan, Kemendikti juga akan menggratiskan UKT untuk semester depan.

"Keluarga besar Kemdiktisaintek dan seluruh kampus menyampaikan belasungkawa atas musibah yang terjadi di NTT. Kita akan memberikan bantuan UKT untuk satu semester di tahap ini, sementara ini untuk 5.000 mahasiswa sesuai data yang disampaikan. Kita akan lihat kalau memang masih diperlukan, kita juga akan menambah satu semester lagi," kata Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, dalam Antara, Kamis (27/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mendiktisaintek menekankan pembebasan UKT merupakan upaya untuk mendukung keberlanjutan pendidikan tinggi di tengah bencana. Selain itu, Brian juga menyatakan menyatakan kesiapan untuk memberikan bantuan kepada keluarga-keluarga mahasiswa asal NTT, yang sedang berkuliah di luar daerah terdampak.

"Kemdiktisaintek bersama pemerintah setempat dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), terus berupaya menyediakan bantuan yang sesuai dengan kebutuhan dan prioritas masyarakat," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Perguruan Tinggi Ikut Bantu Masyarakat Terdampak

Kemendiktisaintek juga telahmenggerakan perguruan tinggi untuk menangani dampak gempa NTT. Brian menuturkan Universitas Nusa Cendana (Undana) telah melakukanasesmen dan mendistribusikan logistik di sejumlah kabupaten.

Selain itu, Universitas Mataram (Unram) juga telah membantu masyarakat dalam beberapa bidang, antara lain penyediaan air, pembersihan rumah warga, pembangunan sanitasi kamar mandi darurat, serta dukungan dapur umum. Sementara Universitas Airlangga (Unair) mengirimkan tim medis spesialis bedah ortopedi serta Rumah Sakit Kapal Ksatria Airlangga ke Manggarai Timur.

Mendiktisaintek mengapresiasi keterlibatan perguruan tinggi yang telah bergerak membantu masyarakat terdampak gempa NTT.



(nir/twu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads