×
Ad

Belajar dari Pakar

Tak Cukup Hanya Pintar, Punyailah Kemampuan Adapting dan Thriving di Kampus

- detikEdu
Selasa, 04 Agu 2026 07:30 WIB
Foto: Doc. UI
Jakarta -

Memasuki perguruan tinggi merupakan salah satu transisi penting dalam kehidupan. Setelah berhasil diterima di kampus impian, para mahasiswa baru memulai perjalanan dengan penuh harapan sekaligus tantangan. Berbeda dengan saat di sekolah menengah; mahasiswa menghadapi tuntutan yang lebih tinggi, baik dalam kegiatan akademik atau belajar maupun menjalani kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu keberhasilan di perguruan tinggi tidak hanya ditentukan oleh kemampuan intelektual, tetapi juga oleh kemampuan beradaptasi, mengelola diri, dan terus berkembang.

Sebagai ilustrasi, ada dua mahasiswa baru yang lulus dengan nilai tinggi dan diterima di fakultas yang sama. Pada semester pertama, keduanya menghadapi jadwal kuliah yang padat serta tugas yang cukup banyak, sekaligus harus menghadapi lingkungan sosial yang baru. Mahasiswa A mampu menyusun jadwal belajar, aktif dalam kegiatan akademik dan non-akademik, membangun persahabatan dengan teman baru, dan mencari bantuan ketika mengalami kesulitan.

Sebaliknya, mahasiswa B, merasa kewalahan dengan jadwal kuliah dan tugas yang padat, sulit mengatur waktu sehingga sering menunda tugas, enggan bertanya, dan kehilangan motivasi. Meskipun memiliki kemampuan akademik yang setara, hasil yang mereka capai pada akhir semester bisa sangat berbeda. Ilustrasi ini menunjukkan bahwa keberhasilan di perguruan tinggi tidak hanya bergantung pada kecerdasan, tetapi juga pada kemampuan beradaptasi, mengelola diri, dan memanfaatkan berbagai peluang untuk berkembang.

Dalam psikologi, kemampuan menyesuaikan diri dengan tuntutan akademik, sosial, dan pribadi disebut adaptasi. Namun, tujuan mengikuti pendidikan di perguruan tinggi tidak hanya untuk bertahan menghadapi perubahan. Mahasiswa juga diharapkan mencapai thriving, yaitu kondisi ketika mereka mampu berkembang secara optimal, memanfaatkan berbagai peluang yang tersedia di perguruan tinggi, serta membangun kesejahteraan psikologis selama menjadi mahasiswa. Kita perlu memahami bahwa perjalanan sebagai mahasiswa merupakan proses yang bergerak dari adapting menuju thriving.

Proses tersebut tidak terjadi secara otomatis. Mahasiswa perlu melewati beberapa tahapan yang dimulai dari penyesuaian terhadap lingkungan, tuntutan, dan peran baru sebagai mahasiswa. Tahapan ini perlu dipahami karena menjadi dasar keberhasilan selama menempuh pendidikan tinggi. Sebelum membahas bagaimana mahasiswa dapat berkembang (thriving), penting untuk memahami terlebih dahulu proses adaptasi yang mereka alami pada masa awal perkuliahan.



Simak Video "Video APK Dikti Masih Rendah, PTN Didorong Tingkatkan Kapasitas Tampung"


(nwk/nwk)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork