Berbagai survei menunjukkan bidang sains, teknologi, engineering (teknik), dan matematika atau STEM mengalami pertumbuhan cepat di dunia kerja. Ini artinya, lulusan bidang STEM diproyeksikan memiliki pekerjaan yang menjanjikan pada masa depan. Posisi apa saja?
Lembaga penyedia kursus online asal Amerika Serikat, Coursera, mengatakan pada era teknologi hampir semua industri membutuhkan keterampilan bidang STEM. Oleh karena itu, lulusan gaji STEM umumnya mendapatkan gaji yang lebih tinggi dibanding bidang lain.
Di AS, keterampilan STEM yang unggul, bahkan banyak diminati Google, Microsoft, dan IBM. Lantas apa saja pekerjaan yang menjanjikan bagi lulusan STEM?
6 Pekerjaan untuk Lulusan STEM yang Menjanjikan pada Masa Depan
1. Ahli epidemiologi
Diproyeksikan, pekerjaan ini tumbuh hingga 19 persen sampai 2033. Pekerjaan ini biasanya diminati oleh lulusan kesehatan masyarakat, kedokteran, atau jurusan khusus epidemiologi.
Bidang ini berfokus untuk menyelidiki penyakit dan wabah, kemudian memahami siapa saja yang berpotensi berisiko. Setelah itu, mulai menyusun bagaimana penyakit dicegah atau diobati.
2. Ilmuwan pertanian
Pekerjaan ini diproyeksikan tumbuh mencapai 8 persen sampai 2033. Lulusan pertanian, akan bekerja di sektor peternakan, tanah, hingga tanaman.
Selain itu, juga melakukan penelitian untuk merespons, berinovasi, dan menjaga kualitas produk pertanian dan peternakan.
3. Data scientist
Banyak laporan mengungkapkan bahwa ilmuwan data atau data scientist menjadi salah satu pekerjaan paling menjanjikan pada masa depan. Ini karena semua industri membutuhkan orang yang ahli dalam menganalisis, memproses, dan memberi saran untuk kemajuan perusahaan.
Pekerjaan ini biasanya diisi oleh lulusan ilmu data, ilmu komputer, hingga matematika. Diproyeksikan pekerjaan ini akan tumbuh mencapai 36 persen sampai 2033.
4. Analis keamanan informasi
Pekerjaan ini diproyeksikan tumbuh mencapai 33 persen hingga 2033. Pekerjaan ini biasanya diisi oleh lulusan bidang ilmu komputer atau bidang terkait diperlukan untuk menjadi analis keamanan informasi.
Beberapa perusahaan kerap mewajibkan sertifikasi, seperti sertifikasi Profesional Keamanan Sistem Informasi Bersertifikat (CIS). Secara umum, pekerjaan ini memastikan sistem jaringan komputer perusahaan aman dan terlindungi jika terjadi pelanggaran.
5. Aktuaris
Pekerjaan ini diproyeksikan tumbuh mencapai 22 persen sampai 2033. Pekerjaan ini dibutuhkan di berbagai industri seperti asuransi, pemerintahan, layanan kesehatan, dan departemen tunjangan karyawan.
Aktuaris biasanya diisi oleh lulusan matematika, statistik, ilmu aktuaria, atau bidang serupa. Dalam hal ini, orang yang memiliki sertifikasi aktuaris lebih dinilai unggul.
6. Software developer
Di bidang serba teknologi, seorang pengembang akan banyak dibutuhkan, salah satunya pengembang perangkat lunak atau software developer. Diproyeksikan pekerjaan ini tumbuh mencapai 17 persen hingga 2033.
Pekerjaan ini biasanya diisi oleh lulusan ilmu komputer atau bidang terkait seperti teknologi informasi, matematika, atau teknik. Pekerjaan ini berfokus untuk membangun dan merancang sistem perangkat lunak.
Simak Video "Video: China Berlakukan Kebijakan Kurangi PR untuk Siswa, Indonesia Perlu Tiru?"
(faz/pal)