Banyak calon data analyst merasa sudah siap karena menguasai Excel, SQL, atau Python. Masalahnya, di tahap seleksi kemampuan itu sering sulit dibuktikan. Di titik inilah sertifikasi BNSP data analyst mulai dilirik sebagai penguat profil.
Kenapa Sertifikasi BNSP Data Analyst Jadi Pembeda
Penyelenggara program menyebut, portofolio tanpa sertifikasi kompetensi sering dianggap kurang kuat di mata HRD. Sertifikat BNSP diposisikan sebagai pengakuan resmi bahwa seseorang kompeten, bukan sekadar pernah ikut kursus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perlu dicatat, sertifikat BNSP hanya diterbitkan bagi peserta yang dinyatakan kompeten oleh asesor saat uji sertifikasi.
Belajar Sekaligus Siap Uji Kompetensi
Intensive Bootcamp: Data Analyst + Sertifikasi Kompetensi BNSP dari Educativa ditujukan bagi mahasiswa tingkat akhir, fresh graduate, career switcher, dan profesional. Pesertanya mengikuti empat live class yang menelusuri alur analisis data utuh, dari kebutuhan bisnis, EDA, pemodelan data, sampai dashboard BI.
Sesi pertama membahas identifikasi kebutuhan bisnis dan akuisisi data, sesi kedua membahas EDA dan validasi data, sesi ketiga membahas pemodelan data dan dashboard, lalu sesi keempat menutup dengan quality assurance dan persiapan mock assessment BNSP. Kelas berlangsung live lewat Zoom, dengan diskusi dan pendampingan lewat grup WhatsApp.
Fasilitasnya mencakup satu capstone project sebagai portfolio evidence, mock assessment, review CV, uji kompetensi LSP Mitra dengan garansi satu kali ujian ulang, serta E-Sertifikat Pelatihan 200 JP.
Info Pelaksanaan
Hari: Selasa
Tanggal: 20 Oktober, 27 Oktober, 3 November, dan 10 November 2026
Waktu: 19.00 sampai 21.30 WIB
Lokasi: Online via Zoom Meeting
Kalau kamu sedang mencari cara membuktikan kompetensi data, Yuk daftarkan dirimu segera melewati detikevent!
