Kampus di Jepang Ini Ikut Carikan Mahasiswanya Pekerjaan, Lulusan 100% Dapat Kerja

ADVERTISEMENT

Laporan dari Jepang

Kampus di Jepang Ini Ikut Carikan Mahasiswanya Pekerjaan, Lulusan 100% Dapat Kerja

Novia Aisyah - detikEdu
Sabtu, 30 Agu 2025 19:00 WIB
ASO College Jepang
ASO College of Automotive Engineering and Technology Foto: Novia Aisyah/detikcom
Jakarta -

Kesulitan mencari pekerjaan setelah lulus, merupakan isu yang saat ini dialami oleh banyak pemuda di berbagai negara. Hal yang jamak ditemukan seperti halnya di Indonesia, adalah mahasiswa atau fresh graduate harus mencari pekerjaan sendiri.

Di Jepang, proses pencarian pekerjaan bahkan dilakukan sebelum mahasiswa lulus. Maka dari itu, ketika sudah lulus fresh graduate diharapkan dapat langsung bekerja.

Namun, di perguruan tinggi yang berada di Jepang ini, kampus turut melibatkan diri dalam proses pencarian kerja mahasiswanya hingga yang bersangkutan memperoleh pekerjaan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Keterserapan Industri 100%

ASO College of Automotive Engineering and Technology, di Fukuoka, Jepang, ikut membantu mencarikan pekerjaan untuk setiap mahasiswanya. Sehingga, mahasiswanya dijamin segera bekerja setelah lulus.

ADVERTISEMENT

Tak tanggung-tanggung, angka keterserapan tenaga kerja di kampus ini sebanyak 100% setiap tahun selama 13 tahun berturut-turut.

Salah satu pengajar di kampus ini, Saito Hideyuki menjelaskan satu per satu mahasiswa dibantu untuk mencari pekerjaan. Sebelum lulus, mahasiswa sudah harus diterima bekerja.

"Kami selalu mensupport," ungkap Saito di kampus ASO College of Automotive Engineering and Technology, Jepang pada detikEdu pada Selasa (26/8/2025).

Selain itu, mahasiswa yang lulus dari kampus ini juga wajib memiliki sertifikasi.

"Terdapat sertifikasi level 1 dan 2, dan (mahasiswa) keduanya diterima (bekerja). Level 1 lebih sulit," ujarnya.

Ada sekitar 7000 mahasiswa yang ada di kampus ini. Berdasarkan penelusuran detikEdu di kampus tersebut, peralatan praktik mahasiswa memadai berbagai kegiatan belajar.

Misalnya, satu mesin otomotif dibatasi untuk pembelajaran 4 mahasiswa saja. Kemudian, ada banyak perusahaan otomotif di sekitar kampus yang menyumbangkan spare parts mereka untuk mendukung mahasiswa dalam belajar. Program konseptualisasi yang digunakan dalam desain produk juga sudah menggunakan software CATIA.

Hal menarik lainnya, mahasiswa mendapatkan fasilitas ruang relaksasi bermain game.

Sebagai informasi, ASO College merupakan partner Binus University dalam program Binus-ASO School of Engineering (BASE). Mahasiswa BASE dapat mengikuti program summer course di Jepang selama satu bulan. Selama di Jepang, mahasiswa akan memperoleh pengalaman belajar di kampus ASO College serta berbagai kunjungan industri.




(nah/pal)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads