Dosen UPN Yogya Kembangkan Alat Penangkap Emas, Ini Cara Kerjanya

Dosen UPN Yogya Kembangkan Alat Penangkap Emas, Ini Cara Kerjanya

Fahri Zulfikar - detikEdu
Selasa, 27 Sep 2022 17:30 WIB
Dosen UPNV YK menyusun sebuah alat penangkap emas bernama sluice box
Foto: Doc. UPNVYK/Tim Dosen UPNV YK
Jakarta -

Sejumlah dosen yang tergabung dalam tim penelitian Fakultas Teknologi Mineral (FTM) UPN "Veteran" Yogyakarta (UPNV YK) berhasil menyusun sebuah alat penangkap emas bernama sluice box.

Tim tersebut melibatkan beberapa pihak di antaranya Dr. Ir . Eddy Winarno, SSi, MT; Dr. Edy Nursanto, ST, MT, IPM; Ir. Bambang Sugiarto, MT; dan Riria Zendy Mirahati, ST, MT.

Bentuk Sluice Box dan Cara Penggunaannya

Ketua tim pengembang alat penangkap emas, Dr. Edy Nursanto, ST, MT, IPM menyampaikan bahwa sluice box adalah sebuah alat penangkap emas manual.

Alat tersebut memiliki bentuk seperti box panjang dan diletakkan di aliran arus air sungai. Alat ini memanfaatkan derasnya air untuk memisahkan aluvial emas dan material kasar seperti batuan dan kerikil besar.

"Alat sluice box ini berbeda dengan alat sluice box lainnya, alat ini dimodifikasi portabelnya yang dipadukan dengan pompa slurry," jelasnya dikutip dari laman resmi UPN Veteran Yogyakarta, Selasa (27/9/2022).

"Yang beda dari yang lain adalah modifikasi portabel yang dipadukan dengan pompa slurry dan diterapkan untuk endapan aluvial emas di sungai," imbuh Edy.

Kondisi Cuaca Bisa Berdampak pada Alat

Lebih lanjut Edy mengungkapkan bahwa dalam menyusun alat penangkap emas, timnya sempat menghadapi hambatan. https://www.detik.com/tag/emas

Hambatan tersebut terjadi saat tim melakukan uji coba alat sluice box di lapangan. Ia menyampaikan kondisi cuaca seperti hujan memberikan dampak dalam proses ekstraksi.

"Alat ini harus dipasang di daerah dekat sungai. Terjadinya hujan merupakan hambatan dalam proses ekstraksi emas aluvial sebab proses menjadi tidak efektif. Ini dikarenakan slurry bercampur dengan air hujan di lapangan," paparnya.

Meski demikian, Edy dan tim dapat berhasil menyelesaikan penelitian tersebut. Menurutnya, alat ekstraksi emas aluvial dengan sluice box adalah alternatif yang ramah lingkungan, sehingga hal ini harus bisa dikembangkan.

Penggunaan sluice box juga dapat memberikan manfaat yang nyata dalam mendapatkan emas aluvial. Hal ini karena desainnya pun praktis dan ringan serta mudah dibawa.

Bantu Penambang Emas

Dosen jurusan teknik pertambangan UPNV Yogyakarta tersebut juga menyampaikan harapannya mengenai alat slice box ini. Edy berharap penelitian yang dilakukan tidak berhenti di situ.

"Semoga rekayasa dan inovasi sluice box ini dapat terus dilakukan untuk mencari keefektifan yang lebih baik dan digunakan dengan mudah serta mendapatkan recovery yang tinggi," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UPN Veteran Yogyakarta Dr. Hendro Widjanarko, M.M menyampaikan semoga inovasi alat ini bisa membantu penambang emas tradisional untuk bekerja lebih efisien baik dari segi tenaga dan waktunya.

Ia berharap dengan adanya hasil inovasi ini, keberadaan kampus UPNV YK tidak hanya dirasakan oleh civitas akademika saja tetapi juga dirasakan oleh masyarakat.



Simak Video "Yakin Mau Investasi Emas Mini?"
[Gambas:Video 20detik]
(faz/nwy)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia