USU Raih Rekor Muri, Bawakan 8 Lagu Etnis Sumut saat PKKMB 2022

USU Raih Rekor Muri, Bawakan 8 Lagu Etnis Sumut saat PKKMB 2022

Devi Setya - detikEdu
Rabu, 07 Sep 2022 12:00 WIB
PKKMB USU Raih Rekor MURI Nyanyikan Lagu 8 Etnis dengan 7.858 Peserta
USU Raih Rekor Muri Foto: Humas USU
Jakarta -

Sebuah rekor MURI baru saja dipecahkan oleh Universitas Sumatera Utara (USU) setelah membawakan 8 lagu etnis suku asli Sumatera Utara. Rekor ini tercetak saat menggelar Pembukaan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) 2022.

Tahun 2022 ini menjadi tahun pertama USU menggelar PKKMB secara luring usai pandemi COVID-19. Sebelumnya, selama dua tahun berturut-turut, kegiatan PKKMB USU digelar secara daring.

Dilansir dari situs resmi USU, PKKMB 2022 ini direncanakan akan berlangsung selama 3 hari terhitung mulai Senin (5/9). Proses pembukaan kegiatan PKKMB dilakukan di Stadion Mini USU.

Tema PKKMB USU

Untuk PKKMB USU tahun ini, tema yang diangkat adalah "Melangkah Melampaui Batas". Dalam kegiatan ini berisi rangkaian aktivitas yang melibatkan mahasiswa USU baik mahasiswa senior maupun mahasiswa baru.

Tema yang diangkat pada PKKMB juga sejalan dengan tagline USU, Transformation Towards the Ultimate, yang diharapkan mampu menjadi nyala semangat bagi mahasiswa menjadi pembelajar, lulusan, dan alumni terbaik di level nasional maupun internasional.

Direktur Prestasi Mahasiswa dan Kealumnian USU, Doli Muhammad Jafar Dalimunthe SE., M.Si yang juga Ketua PKKMB USU 2022 menjelaskan, tema "Melangkah Melampaui Batas" merupakan bentuk semangat untuk mengajak mahasiswa baru bertransformasi menjadi pribadi berkarakter, kreatif, berprestasi, dan bertalenta BINTANG sesuai dengan core value USU.

Rektor USU Dr. Muryanto Amin, S.Sos., M.Si mengatakan tema PKKMB USU ini merupakan interpretasi mengenai ajakan dan motivasi untuk mahasiswa baru USU 2022 sebagai generasi muda bangsa agar berani dan bersemangat menyampaikan cita-cita dengan mengerahkan seluruh kemampuan dan kemauan yang dimiliki. Hal tersebut dapat diawali dengan niat dan ikhtiar daya juang.

"Melangkah melampaui batas, diawali dengan niat dan ikhtiar daya juang untuk menggapai impian terbaik buat masa depan, jangan pernah memandang rendah atau memberi batasan terhadap kemampuan diri," kata Rektor USU.

Rektor USU juga menyampaikan bahwa mahasiswa USU dapat belajar tidak hanya dari perspektif ilmu yang digeluti tetapi juga dapat mengeksplor kekayaan ilmu lain.

Berhasil pecahkan rekor MURI

Istimewanya lagi, PKKMB USU kali ini juga berhasil memecahkan rekor dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) untuk kategori menyanyikan lagu 8 etnis yang diikuti 7.858 peserta. Ribuan peserta kompak menyanyikan lagu kebanggaan masyarakat asli Sumatera Utara.

Adapun 8 etnis tersebut adalah, Batak Karo, Melayu, Pak-Pak, Batak Simalungun, Nias, Batak Toba, Batak Angkola, dan Mandailing.

Atas prestasi ini, Piagam MURI diserahkan Customer Relations Manager MURI Lutvi Syah Pradana kepada pihak USU. Rekor ini bukanlah kali pertama bagi USU, sebelumnya juga ada rekor MURI yang berhasil didapatkan USU.

Tahun 2019 USU berhasil pecahkan rekor MURI dengan peserta terbanyak melakukan Senam Ahoy, tahun ini USU kembali pecahkan rekor MURI menyanyikan 8 lagu etnis Sumatera Utara dengan peserta terbanyak. Total ada 7.858 mahasiswa baru yang ikut menjadi bagian dari pemecahan rekor MURI ini.

Menurut Doli, hal tersebut dilakukan USU untuk berperan dalam melestarikan kearifan lokal.

"Rekor MURI itu adalah wujud dari universitas terbesar di Sumatera dan nomor 1 di Sumatera Utara harus turut melestarikan dan menampilkan local wisdom Sumatera Utara. 8 lagu tadi adalah mewakili 8 etnis yang ada di Sumatera Utara," terang Doli.

Deretan alumni USU juga turut hadir memeriahkan momen pengenalan mahasiswa baru ini. Beberapa alumnus USU antara lain dua komika kondang yaitu Priya Prayogha Pratama Tanjung alias Babe Cabita dan Nugroho Achmad alias Lolox.



Simak Video " Penampakan Peserta Senam Hybrid PDIP yang Cetak Rekor Muri"
[Gambas:Video 20detik]
(dvs/lus)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia