Viral Ribuan Mahasiswa Dijemur saat Ospek, BEM Untirta Minta Maaf

Devi Setya - detikEdu
Kamis, 11 Agu 2022 13:00 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Kampus Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) di Sindangsari, Kabupaten Serang, Banten. Jokowi bicara dua sosok teladan di Banten yang tercermin pada Kampus Untirta.
Ilustrasi gedung di kampus Untirta Foto: Tangkapan Layar Youtube Sekretariat Presiden
Jakarta -

Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) baru-baru ini menjadi buah bibir di media sosial lantaran melakukan kegiatan praospek yang dianggap melanggar. Buntut dari kegiatan ini adalah klarifikasi sekaligus permohonan maaf dari BEM Untirta.

Dikutip dari laman resmi Untirta (11/8) Rektor Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), Prof. Dr. Ir. H. Fatah Sulaiman, S.T., M.T mengadakan pertemuan dengan sejumlah pihak kampus terkait kegiatan penerimaan mahasiswa baru yang kemudian viral di medsos. Kegiatan praospek yang disebut sebagai technical meeting ini sebelumnya dilaksanakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) Untirta pada Selasa (9/8) di area kampus Untirta.

Kegiatan ini lantas viral dan menuai kontroversi lantaran ada ribuan mahasiswa baru yang diharuskan berdiam di lapangan saat cuaca sedang terik. Terkait kegiatan ini, BEM KBM Untirta membenarkan adanya pelaksanaan technical meeting yang melibatkan ribuan mahasiswa baru.

BEM KBM Untirta mengakui kegiatan technical meeting

Berlokasi di kampus Untirta Pakupatan, BEM KBM Untirta menerangkan kegiatan ini dilakukan sebagai agenda pemaparan materi dan pengambilan video mozaik menggunakan pesawat tanpa awak/ drone. Lebih lanjut, BEM KBM Untirta juga mengatakan bahwa aksi ini dilakukan untuk mengawali rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB).

Secara resmi, kegiatan PKKMB ini baru akan dilaksanakan oleh pihak kampus pada tanggal 15-17 Agustus 2022 mendatang.

"Untirta secara resmi sudah mengirimkan surat undangan ke Pak Menteri untuk melakukan kegiatan PKKMB tanggal 15 Agustus untuk tingkat rektorat, tanggal 16 diserahkan ke fakultas, dan tanggal 17 upacara bendera dengan perwakilan sekitar 150 mahasiswa dari masing-masing fakultas sesuai kapasitas dan rekomendasi Gugus Tugas Covid-19. Kita lakukan dengan konsep hybrid mengingat adanya surat edaran karena tren Covid-19 kian meningkat. Maka perlu dipertimbangkan protokol kesehatan yang ketat. Yang lain kita fasilitasi melalui live streaming YouTube." jelas Rektor Untirta.

Pengakuan dari orangtua mahasiswa

Kegiatan yang dimulai sejak pagi hingga sore hari ini justru viral karena ribuan mahasiswa diklaim dibiarkan dalam keadaan haus dan lapar. Seorang ibu dari mahasiswa mengatakan anaknya dan mahasiswa baru lain dibiarkan di lapangan selama berjam-jam.

Dikutip dari Detikcom, ibu dari mahasiswi baru Untirta ini menceritakan terkait kegiatan orientasi mahasiswa baru di Untirta. Ia merasa resah anaknya sakit karena mengikuti rangkaian ospek yang tidak memperhatikan faktor kesehatan dan daya tahan mahasiswa baru.

"Jadi kita kan WA-an, 'Teteh jam berapa pulang ospek?', teteh itu anak, jawabnya 'nggak tahu'. Aku kesel, bisa-bisa tipes, mau salat diburu-buru waktu. Kedua, posisinya di lapangan, bekel di tas dikumpulkan, minum terbatas, jadi habislah," katanya saat dihubungi Detikcom Rabu (10/8/2022).

Bahkan disebutkan pula ada beberapa mahasiswa yang pingsan dan mimisan karena mengikuti technical meeting ini.

Surat permohonan maaf dari BEM KBM Untirta

Dengan adanya kabar miring seputar kegiatan praospek di Untirta, BEM KBM Untirta pun menyampaikan sejumlah pernyataan. Di dalamnya juga terselip ungkapan permohonan maaf.

Berdasarkan pertemuan ini, BEM KBM Untirta menyampaikan sejumlah pernyataan sebagai berikut:

1. Kegiatan Technical Meeting yang dilaksanakan oleh BEM KBM Untirta merupakan inisiatif BEM KBM Untirta dalam mempersiapkan mahasiswa baru untuk mengikuti kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB).

2. Adapun kegiatan PKKMB resmi yang dilaksanakan oleh institusi Untirta akan dilaksanakan pada tanggal 15-17 Agustus 2022 secara hybrid dengan skema perwakilan peserta sebanyak 150 orang dari masing-masing Fakultas sesuai Surat Edaran Nomor 7 Tahun 2022 mengenai Diskresi Pelaksanaan Keputusan Bersama 4 (Empat) Menteri Tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Corona Virus Disease-19 (Covid-19).

3. Dengan ramainya pemberitaan di media sosial, maka dengan ini BEM KBM Untirta menyampaikan permohonan maaf kepada mahasiswa baru, orang tua mahasiswa baru, dan masyarakat Serang dan sekitarnya atas ketidaknyamanan yang disebabkan oleh kegiatan Technical Meeting.

4. Estimasi waktu yang direncanakan untuk pengambilan gambar video mozaik adalah dua jam, tetapi proses pengambilan gambar tidak sesuai dengan estimasi.

5. Terkait dengan adanya informasi larangan makan, minum, istirahat, dan sholat, panitia telah mengimbau peserta untuk sarapan terlebih dahulu sebelum mengikuti kegiatan dan membawa bekal makanan dan minuman untuk makan siang pada waktu istirahat. Sedangkan untuk sholat, diberikan waktu sesuai dengan jadwal istirahat selama dua jam, yaitu mulai dari pukul 11.00 WIB sampai dengan 13.00 WIB yang diatur secara bergiliran.

6. Terkait beredarnya informasi mengenai kekerasan fisik dan verbal dari Gerakan Disiplin Kampus (GDK) kepada mahasiswa baru, sebelum pelaksanaan Technical Meeting, BEM KBM Untirta telah menyusun Standard Operating Procedure (SOP) dan melaksanakan Training of Trainer (ToT) bagi mahasiswa yang akan terlibat dalam kepanitiaan dengan harapan tidak terjadi kontak fisik dan kekerasan verbal kepada mahasiswa baru.

7. Jika ada mahasiswa baru dan pihak lainnya yang mengalami kejadian yang kurang menyenangkan dalam bentuk apapun, dapat melaporkan melalui Hotline Humas Untirta (0822-9897-9737) dengan menyertakan identitas diri yang resmi dan jelas.

8. Presiden Mahasiswa (Presma) sebagai panitia supporting PKKMB 2022 berkomitmen mensukseskan kegiatan PKKMB dengan menjunjung tinggi kualitas, etika, dan nilai-nilai kemanusiaan.

Rektor Untirta berharap dengan adanya kejadian seperti ini bisa menjadi pelajaran berharga. "Ini merupakan pelajaran berharga. Kami akan terus belajar mempersiapkan Tirtayasa Muda yang berkarakter unggul dan berdaya saing dan menjadi bahan evaluasi ke depan untuk tidak lagi terulang." pungkas Rektor Untirta.



Simak Video "Demo Sempat Ricuh, Mahasiswa: Kami Dipukul dan Diancam"
[Gambas:Video 20detik]
(dvs/lus)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia