Universitas Brawijaya Gelar PKKMB 2022 Secara Blended, Ini Alasannya

Fahri Zulfikar - detikEdu
Selasa, 09 Agu 2022 20:00 WIB
Universitas Brawijaya, Malang, Jawa Timur (dok. UBTV)
Foto: Universitas Brawijaya, Malang, Jawa Timur (dok. UBTV)
Jakarta -

Universitas Brawijaya (UB) akan menyelenggarakan PKKMB (Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru) 2022 selama 6 hari, mulai 16-21 Agustus 2022. Berbeda dari kampus lain yang luring, UB menggelar PKKMB 2022 secara blended (gabungan daring dan luring).

Pada pelaksanaannya, PKKMB UB 2022 akan dimulai pada 16 Agustus dengan Upacara Penerimaan secara Luring.

Kemudian pada 17-18 Agustus 2022 Ordik (Orientasi Pendidikan) dan Ormawa (Orientasi Mahasiswa) dengan sistem blended. Lanjut pada 19-21 Agustus 2022 yakni Ordik dan Ormawa tingkat Fakultas.

Terkait penyelenggaraan PKKMB sistem blended, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kewirausahaan Mahasiswa Prof. Dr.Drs. Abdul Hakim,M.Si mengatakan alasannya.

"Kita memilih blended semata-mata mengurangi resiko itu (COVID-19), " ujarnya dikutip dari laman UB, Selasa (9/8/2022).

Upacara Penerimaan Dihadiri 500 Mahasiswa Baru

Sementara itu, Koordinator Ormawa, dr. Eriko Prawestiningtyas,Sp.F, menjelaskan Upacara Penerimaan hanya akan dihadiri 500 mahasiswa baru di Lapangan Rektorat UB.

Prosesinya pun cukup singkat, yakni sampai jam 11 siang. Sedangkan hari kedua dan ketiga baru dilakukan secara blended dan dibagi 4 sesi.

Nantinya, setiap sesi diikuti secara luring oleh 750 maba di Gedung Samantha Krida UB, sedangkan sisanya mengikuti daring melalui Google Meet dan Zoom.

"Mahasiswa yang telah selesai sesinya tidak berkewajiban untuk tetap di UB, jadi bisa mengikuti sesi selanjutnya secara daring," jelasnya.

Untuk Ordik dan Ormawa Fakultas selama dua hari akan diisi dengan berbagai materi, yakni:

- Kehidupan berbangsa, bernegara, dan pembinaan kesadaran bela negara

- Sistem pendidikan tinggi di Indonesia

- Perguruan tinggi di era revolusi industri 4.0

- Kehidupan kampus pada masa pandemi

- Kesadaran lingkungan hidup, manajemen risiko, dan kampus sehat

- Materi pengembangan karakter mahasiswa agar mempunyai sikap sebagai intelektual, anti kekerasan, dan anti perundungan

- Materi Muatan Lokal.


Syarat Mahasiswa yang Ikut PKKMB Luring

Terkait pencegahan penyebaran COVID-19, UB memberi ketentuan bagi maba yang menghadiri kegiatan luring diantaranya:

- Tidak boleh dalam kondisi sakit (batuk, pilek, demam)

- Sudah vaksin dosis-2

- Wajib menegakkan prokes.


Adapun untuk prokes dijelaskan antara lain menggunakan masker KN-95, membawa hand sanitizer serta membawa paper board mandiri.

Selain itu, universitas juga memfasilitasi panitia mahasiswa yang belum melakukan vaksin dosis 2 di RSUB (Rumah Sakit Universitas Brawijaya).

Untuk mendukung terselenggaranya PKKMB secara daring, panitia juga telah menyiapkan 144 operator.

Operator ini nantinya bukan hanya bertanggung jawab secara teknis tapi juga diharapkan menjadi pengawas terselenggaranya PKKMB secara daring.

"Untuk panitia operator yang akan mengawasi kegiatan maba secara daring akan ada Bimtek (Bimbingan Teknis) yang salah satu materinya dari Unit Konseling dan Pencegahan Kekerasan Seksual, " terang dr. Eriko.

Wakil Dekan III Fakultas Kedokteran ini juga menyampaikan kepada panitia mahasiswa yang diwakili unsur EM dan DPM, bahwa tidak ada mobilisasi mahasiswa menuju gerbang ke luar, cukup diarahkan keluar dari gedung acara.

"Tidak diperkenankan melakukan mobilisasi mahasiswa baru UB berdasarkan fakultas sebelum memasuki lapangan," tuturnya.



Simak Video "KuTips: Cara Kilat Nyatet Otomatis Tanpa Repot Ngetik"
[Gambas:Video 20detik]
(faz/lus)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia