UGM Kembangkan Wisata Religi di Banten, Kenang Tokoh Islam yang Mendunia

Nikita Rosa Damayanti - detikEdu
Jumat, 29 Jul 2022 12:00 WIB
Wisata Religi di Banten
Foto: UGM
Jakarta -

Universitas Gadjah Mada (UGM) mengembangkan destinasi wisata religi di Desa Tanara, Serang, Banten. Hasil kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Serang ini berfokus pada pengembangan Islamic Center untuk syekh asal Banten yang mendunia. Siapakah dia?

Syekh Nawawi al-Bantani merupakan seorang ulama besar Indonesia yang dikenal luas di Timur Tengah dan Eropa. Ia bahkan pernah menjadi imam di Masjidil Haram.

Ulama dan intelektual kelahiran Banten ini juga dikenal aktif menulis berbagai kitab. Sedikitnya ia sudah menulis115 karya yang meliputi bidang ilmu fiqih, tauhid, tasawuf, tafsir dan hadis. Sampai akhirnya menutup usia di Mekah pada tahun 1897 di usia 84 tahun.

Islamic Center ini nantinya akan menunjukkan perjalanan hidup Syekh Nawawi serta karya-karyanya di daerah kelahirannya. Diharapkan para generasi muda bisa mendapatkan inspirasi dari Sang Ulama.

"Kita ingin menghadirkan kembali sejarah Syekh Nawawi sebagai sarana pendidikan dan sumber inspirasi generasi kini," kata Dosen Program Studi Agama dan Lintas Budaya, Sekolah Pascasarjana UGM, Achmad Munjid, M.A., Ph.D., dalam laman UGM, Kamis (28/7/2022).

Sebagai pencetus Islamic Center ini, Ahmad berututur ada beberapa peninggalan tokoh tersebut di Desa Tanara, yakni peninggalan masjid Jami' Tanara, rumah tempat lahir, lokasi tempat ia belajar dan menulis kitab.

"Kita ingin mendorong revitalisasi sejarah lisan seputar Syekh Nawawi lewat para akademisi, ulama senior, tokoh, dan budayawan melalui revitalisasi semua peninggalan beliau di Tanara," ungkapnya

Pembangunan kawasan wisata religi Syekh Nawawi ini menurutnya bertujuan untuk mengelola khazanah Islam di tanah air melalui pemahaman terhadap sejarah tokoh Islam Nusantara. Ahmad menilai pembangunan wisata religi ini bisa bekerja sama dengan universitas dan lembaga akademik di Banten serta kampus-kampus yang memiliki prodi relevan terhadap pusat kajian Islam.

"Sebagai pusat riset, kajian, pengembangan dan penopang agar museum Syekh Nawawi menjadi mitra akademik lembaga pendidikan dan pusat edukasi masyarakat yang efektif," katanya.

Wakil Bupati Serang, Pandji Tirtayasa, menyampaikan apresiasi atas kajian dari tim UGM dalam pengembangan wisata religi Syekh Nawawi al-Bantani. Menurutnya, kajian tersebut sejalan dari keinginan Bupati Serang yang ingin menjadi Tanara sebagai pusat kawasan wisata religi mengenang tokoh Islam kelahiran Serang, Banten.

"Kita ingin mengembangkan semacam petilasan Syekh Nawawi Al-Bantani di Tanara menjadi kebanggan masyarakat Banten. Dari membangun Islamic Center, masjid, dan pusat kajian selain keberadaan wisata pantai dan pemandangan alam yang ada di sana," ungkapnya.



Simak Video "Melihat Pameran Kaligrafi Kekinian di JIC Jakut"
[Gambas:Video 20detik]
(lus/lus)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia