Direktur PKN STAN: STAN Cari Siswa Pintar dan "Tahan Banting"

Rahma Harbani - detikEdu
Sabtu, 23 Jul 2022 14:00 WIB
Kampus PKN STAN
Kampus STAN (Foto: Pinterest)
Jakarta -

Ada dua kriteria utama yang dicari Politeknik Keuangan Negara STAN (PKN STAN) dalam menyeleksi ribuan pendaftar. Dua kriteria tersebut adalah siswa yang pintar sekaligus siap menghadapi tekanan dalam selama pendidikan.

"(Mahasiswa PKN STAN) tidak hanya sekadar pintar tapi mereka juga harus siap menghadapi tekanan pendidikan," kata Direktur PKN STAN Rahmadi Murwanto dalam siaran Instagram LIVE diskusi Beasiswa OSC Talks di akun PKN STAN dan dikutip Sabtu (23/7/2022).

Untuk itulah, kata Rahmadi, seleksi masuk PKN STAN melibatkan sejumlah tahapan seperti tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan tes psikotes. Kedua tes tersebut merupakan dua tahapan awal dalam seleksi penerimaan mahasiswa baru STAN.

Dalam hal ini, Rahmadi juga meluruskan persepsi masyarakat yang kerap mengira hanya ada tes SKD dalam tahapan seleksi di PKN STAN. Padahal, ada tes lanjutan yang tidak kalah penting untuk dilalui oleh peserta yakni tes psikotes.

Menurut Rahmadi, tes psikotes tersebut ditujukan untuk mencari siswa pintar mana yang cocok dengan lingkungan kampus. "Psikotes memang kita buat semacam standar (dengan) aspek psikologis yang memungkinkan mereka masuk PKN STAN itu sukses. Jadi, tidak hanya pintar tapi cocok untuk kuliah di kampus," katanya.

Pasalnya, Rahmadi mengatakan, hal itu didasarkan dari pengalaman sebelumnya. Tidak sedikit ditemukan mahasiswa mengundurkan diri akibat stres.

Sementara untuk tes SKD, kata Rahmadi, adalah tes tahapan pertama setelah administrasi yang wajib dilalui oleh peserta. Tes ini didasarkan oleh ketetapan Badan Kepegawaian Negara (BKN) yang mewajibkan tiap Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk lolos dalam tes SKD.

"Mereka (peserta seleksi PKN STAN) wajib lolos tes SKD. Kalau (peserta) lulus, mendapat slot menjadi ASN dari kami. Tiap ASN harus lolos SKD," terang dia.

Rahmadi menjelaskan, jumlah maksimal peserta yang lolos dalam tes SKD ini sebanyak tiga kali dari kuota yang tersedia. Dengan kata lain, kurang lebih 95 persen pendaftar bisa lolos di tes SKD PKN STAN.

"Kalau misal tahun ini, (STAN) terima 700 mahasiswa jalur reguler maka maksimal yang bisa lolos di SKD (sebanyak) 2.100 orang," katanya.

Tahap penerimaan mahasiswa baru PKN STAN sendiri sudah memasuki tahapan tes kesehatan dan kebugaran serta tes psikotes. Pada awal Agustus mendatang, tepatnya 4 Agustus 2022, akan diumumkan hasil seleksi lanjutan I (tes kesehatan dan kebugaran serta tes psikologi) serta jadwal dan lokasi seleksi lanjutan II (tes wawancara).



Simak Video "Momen Menkeu Sri Mulyani Puji Lulusan STAN Ini Perempuan Hebat"
[Gambas:Video 20detik]
(rah/pal)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia