Cegah Stunting, ITERA Resmikan Pusat Budidaya Salmon Berbasis Perairan Darat

Fahri Zulfikar - detikEdu
Jumat, 25 Mar 2022 16:30 WIB
Sustainable Salmon Center ITERA merupakan program yang memenangkan hibah Matching Fund Kedaireka Kemdikbudristek Tahun 2021
Foto: Doc. ITERA/Cegah Stunting, ITERA Resmikan Pusat Budidaya Salmon Berbasis Perairan Darat
Jakarta -

Institut Teknologi Sumatera (ITERA) meresmikan Sustainable Salmon Center atau Pusat Budidaya Salmon Berkelanjutan berbasis perairan darat dengan memanfaatkan sumber energi terbarukan.

Sustainable Salmon Center ITERA merupakan program yang memenangkan hibah Matching Fund Kedaireka Kemdikbudristek Tahun 2021. Program ini hasil kerja sama antara ITERA, dan mitra industri PT Awina serta mitra internasional Kanazawa University, Jepang.

Sustainable Salmon Center ITERA diresmikan secara langsung oleh Rektor ITERA yang diwakili Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Prof. Dr. Sukrasno, M.S pada Kamis, 24 Maret 2022.


Cegah Stunting di Wilayah Sumatra

Penggagas teknologi Sustainable Salmon Center ITERA, Acep Purqon, Ph.D., mengatakan pendirian Sustainable Salmon Center merupakan salah satu bentuk kontribusi ITERA dalam menjawab permasalahan yang ada di Sumatera.

"Permasalahan yang saat ini dihadapi, diantaranya adalah stunting atau gagal tumbuh akibat kekurangan gizi pada anak," ungkapnya melalui keterangan tertulis kepada detikEdu, Jumat (25/3/2022).

Untuk itu, Acep mengatakan bahwa Salmon Center akan menjadi pusat pengembangan teknologi budidaya ikan salmon yang kaya protein dan diharapkan dapat menjawab permasalahan tersebut.

Terlebih kebutuhan ikan salmon dunia yang selama ini lebih banyak dipasok dari negara Jepang, masih belum sepenuhnya terpenuhi, sehingga menjadi peluang tersendiri.


Teknologi Ramah Lingkungan

Lebih lanjut, Acep mengatakan Salmon Center juga menjadi simbol dan etalase pemanfaatan teknologi ramah lingkungan yang ada di ITERA dan diharapkan dapat terus dikembangkan.

"Budidaya ikan salmon selama dinilai yang paling sulit, sehingga jika kita sudah berhasil mengembangkan teknologi budidaya ini, maka akan mudah untuk mengembangkan teknologi lainnya," ujar Acep.

Acep juga menyebut, Sustainable Salmon Center ITERA akan terus dikembangkan, karena dalam pelaksanaannya program ini juga dilakukan dalam beberapa tahap.


Dimanfaatkan untuk Mahasiswa, Dosen, hingga Masyarakat

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan ITERA Prof. Sukrasno, menyampaikan Salmon Center ITERA telah selaras dengan program Kemendikbudristek yang mendorong perguruan tinggi bersama mitra industri berkolaborasi menghasilkan riset dan teknologi terapan yang dibutuhkan masyarakat.

Selain dapat dijadikan pusat teknologi budidaya ikan salmon berbasis perairan darat, Sustainable Salmon Center ITERA juga dapat dimanfaatkan oleh dosen hingga mahasiswa ITERA guna melakukan pendidikan dan penelitian sehingga akan lahir teknologi lain yang bermanfaat.

"Semoga Sustainable Salmon Center ITERA tidak hanya dapat memberikan manfaat bagi mitra industri, tetapi juga dapat bermanfaat bagi mahasiswa dan dosen ITERA dalam pengembangan riset dan teknologi ke depan," ujar Prof. Sukrasno.

Dalam kesempatan yang sama, pihak mitra Venambak Achmad Jerry dan juga Prof. Yutaka Takeuchi dari Kanazawa University menyampaikan apresiasi atas beroperasinya Sustainable Salmon Center ITERA.

Jerry dan Prof. Yutaka berharap Sustainable Salmon Center ITERA dapat memberikan manfaat besar bagi dunia pendidikan dan masyarakat luas.



Simak Video "Di Depan Bumil, Puan Ungkap Alasan Dorong Cuti Melahirkan Jadi 6 Bulan"
[Gambas:Video 20detik]
(faz/lus)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia