ITB Intensifkan Kuliah Tatap Muka Mulai Semester Depan

Anatasia Anjani - detikEdu
Senin, 15 Nov 2021 18:30 WIB
kampus
Foto: (ITB)
Jakarta -

Institut Teknologi Bandung (ITB) merencanakan kuliah luring mulai semester kedua tahun ajaran 2021/2022 mendatang.

"Kita ingin agar atmosfer akademik dan capaian pembelajaran yang menjadi ciri khas ITB kembali seperti sedia kala," kata Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ITB, Jaka Sembiring melansir dari laman resmi ITB.

Jaka menegaskan dalam pelaksanaan kuliah luring di ITB, protokol kesehatan wajib dilaksanakan bagi seluruh sivitas ITB, baik dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan.

"Sivitas ITB telah melaksanakan kegiatan akademik luring secara terbatas selama dua semester terakhir, dan ini merupakan proses latihan menjalani kehidupan baru, hidup dengan kebiasaan baru, termasuk dalam proses belajar mengajar," ujar Jaka.

Kuliah luring ini akan dilaksanakan 100 persen dengan pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning), antara lain praktikum, workshop, studio, kuliah lapangan, dan sebagainya.

"Kita akan memastikan dan mengintensifkan kegiatan-kegiatan tersebut secara luring semester depan, tentu dengan cermat dan hati-hati," ujar Jaka.

Untuk kegiatan praktikum, workshop, dan studio nantinya akan dilaksanakan sepenuhnya di dalam kampus, dengan mekanisme yang sesuai dengan kapasitas ruangan.

Menurut Jaka kegiatan ini bertuujuan untuk mengemblikan pengembangan keterampilan mahasiswa dengan berbagai peralatan. Diharapkan dengan kegiatan ini dapat materi kuliah dan penunjang karier ke depannya.

Pembelajaran berbasis pengalaman akan dilakukan sepenuhnya secara luring termasuk proses ujian dan sidang yang dilaksanakan secara penuh di kampus.

"Metode evaluasi secara luring diprioritaskan untuk kembali berjalan di kampus, untuk lebih efektif meningkatkan standar penilaian hasil belajar dan kualitas pembelajaran," jelas Jaka.

Adapun, untuk kegiatan perkuliahan di kelas akan dilakukan secara hybrid yaitu dengan mekanisme sebagian mahasiswa akan dilakukan di kelas dan sebagian berkuliah daring secara bersamaan.

"Program studi akan diminta untuk memilih dan menetapkan minimal tiga mata kuliah untuk setiap angkatan," kata Jaka.

Nantinya, mahasiswa akan melakukan kuliah luring secara bergantian dengan kapasitas ruangan maksimal 50% dari kapasitas normal. Jaka juga menjelaskan nantinya fasilitas kelas juga akan dilengkapi fasilitas penunjang hybrid agar terjalin interaksi antara mahasiswa yang berkuliah daring dan luring.

Untuk itu, Jaka mengimbau agar para mahasiswa semester depan sudah berada di kampus Ganesha, Jatinangor maupun Cirebon.

"Jadwal Anda semua untuk masuk ke kampus akan diatur, disesuaikan dengan kapasitas dari setiap kampus kita," kata Jaka.

Jaka juga mengingatkan agar saat melaksanakan kuliah luring para mahasiswa harus tetap menjaga prokes.

"Seluruh mahasiswa ITB tetap menjadi duta prokes, kita saling menjaga, saling peduli, sehingga bisa meningkatkan atmosfer akademik di tengah-tengah kondisi yang bisa berubah sewaktu-waktu," ujar Jaka.



Simak Video "UNS Uji Coba Kuliah Tatap Muka, Mahasiswa Wajib Dapat Izin Ortu"
[Gambas:Video 20detik]
(atj/pal)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia