Unsoed Akan Buka Tiga Prodi Baru, Tertarik Daftar?

Anatasia Anjani - detikEdu
Senin, 18 Okt 2021 16:30 WIB
Tim Karawitan Penyambut Presiden
Foto: Tim Karawitan (Foto: dok. SIDH)
Jakarta -

Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto akan membuka tiga program studi baru. Ketiga prodi baru tersebut yaitu Karawitan, Tari, dan Pedalangan.

Menurut rektor Unsoed yaitu Suwarto MS mengatakan prodi ini didirikan sebagai wujud keinginan dari masyarakat. Hal tersebut disampaikan oleh tokoh masyarakat Banyumas yang peduli dengan budaya lokal.

Kelompok masyarakat tersebut menginginkan keberadaan kampus atau pendidikan tinggi yang dapat mendidik generasi muda dan menghasilkan lulusan yang diharapkan dapat mengembangkan budaya Indonesia. Mereka juga berharap agar budaya Indonesia khususnya karawitan, tari, dan pedalangan dapat lebih dikenal dan dicintai masyarakat.

"Pada prinsipnya kami siap mendukung untuk mendidik generasi muda yang mencintai budaya dan mengembangkan budaya Banyumas, sehingga ke depan pada era teknologi ini makin berkembang dan eksis," ujar Suwarto yang dikutip dari laman Unsoed.

Pembukaan prodi Karawitan, Tari, dan Pedalangan juga didukung oleh Bupati Banyumas, Achmad Husein juga menyampaikan aspirasi tersebut. Melalui dialog tersebut, Achmad memberikan respon positif karena budaya di wilayah Banyumas Raya memiliki ciri khas tersendiri yang harus dilestarikan dan dikembangan.

"Unsoed sudah punya FIB (Fakultas Ilmu Budaya), tapi kebanyakan prodi sastra dan belum ada (prodi) budaya. Ternyata dosen-dosen di sana juga ingin membuka prodi budaya," tutur Achmad.

Lebih lanjut, Rektor Unsoed juga menjelaskan jika Unsoed akan membentuk tim yang terdiri dari akademisi, budayawan, pecinta budaya untuk menyiapkan prodi ini. Pembukaan prodi ini juga diusulkan ke Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi sesuai dengan Permendikbud No 7 Tahun 2020.

"Memang prosedurnya izin ke Kemendikbud. Kami berusaha dulu semaksimal mungkin. Intinya secepat mungkin untuk segera mendirikan prodi tersebut," jelas Suwarto.

Sementara itu, Bupati Banyumas mengatakan saat prodi Karawitan, Tari, dan Pedalangan dibuka akan memberikan dukungan beasiswa bagi mahasiswa yang ingin mendalami seni budaya Banyumasan.

Beasiswa tersebut bertujuan untuk menarik peminat karena peminatnya masih rendah.

"Atas nama masyarakat Banyumas, saya ucapkan terima kasih. Ini dalam rangka nguri-uri (melestarikan) budaya Banyumas. Kami akan mendukung deh, supaya mahasiswa banyak yang minat di bidang itu," ujar Achmad.

Jadi detikers, apakah tertarik berkuliah di prodi terbaru Unsoed tersebut?



Simak Video "Inovasi Pengolah Limbah Batik yang Bikin Mahasiswa Unsoed Juara di Turki"
[Gambas:Video 20detik]
(atj/lus)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia