Menjadi pasangan suami istri (pasutri) bukan berarti hanya sebatas menjalani rumah tangga bersama. Justru, pasutri juga bisa bersama meraih cita-cita.
Seperti yang dilakoni oleh pasitri Andika Ade Indra Saputra dan Rossana Margaret Kadar Yanti. Mereka adalah pasutri yang baru saja meraih gelar doktornya dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).
Menariknya, mereka lulus dan diwisuda bersamaan sehingga menjadi momen menarik saat wisuda. Keduanya meraih gelar doktor dari Departemen Teknik Sipil ITS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sama-sama S1-S3 di ITS
Kisah perjalanan pendidikan bersama mereka tak hanya terjadi saat meraih doktor. Mereka telah belajar bersama sejak S1 bahkan S2.
"Kami berdua menempuh S1, S2, dan S3 di Teknik Sipil ITS, jadi bisa dibilang pure blood ITS banget," tutur Rossa dikutip dari laman ITS, Minggu (11/10/2026).
Walaupun sudah sama-sama di ITS dan jurusan sama sejak sarjana, tetapi cinta mereka baru bersemi saat sama-sama sudah menjadi dosen. Mereka menjadi dosen di Teknik Sipil Institut Teknologi Kalimantan (ITK).
Saat kuliah sarjana, Rossa hanya mengenal Andika sebagai kakak tingkat di jurusan. Namun, sejak bertemu sebagai sesama dosen kisah mereka bertumbuh lewat diskusi dan kerja sama.
"Sebagai dosen junior waktu itu, saya banyak belajar dan berdiskusi dengan Pak Andika (suami) terkait pengajaran dan dari situlah rasa cinta kami tumbuh, Pak Andika juga yang mengajak dan mendorong saya untuk melanjutkan studi S3 bersama," kata Rossa.
Kesan Jalani Studi Bareng Pasangan
Pasutri ini sudah menikah sejak 2017 silam. Hingga saat ini, mereka sudah dikaruniai dua orang putri.
Keduanya harus menyeimbangkan waktu setiap harinya untuk mengajar sebagai dosen, menjalankan tanggung jawab sebagai orang tua, dan kuliah. Mereka juga menceritakan kesan selama kuliah doktor bersama.
"Yang paling seru saat suami istri berkuliah bersama tentu saja bagaimana mengimbangi tantangan antara rumah tangga, perkuliahan, dan pekerjaan, namun, kami selalu punya tempat terbaik untuk berbagi cerita dan keluh kesah, yaitu pasangan sendiri," ungkapnya.
Menurut Rossa, keberhasilan menjalani studi bersama sang suami adalah bagian dari kisah hidupnya yang penting, Ia bersyukur karena punya suami yang tidak menghambat ruangnya untuk bertumbuh.
"Harapannya, kami tetap terus harmonis, menggapai mimpi-mimpi bersama berdua, serta senantiasa bahagia bersama pasangan, anak-anak, maupun orang-orang di sekitar kami," tutup Rossa.
Bahkan, mereka berdua sudah menanamkan nilai pentingnya belajar hingga ke jenjang pendidikan tinggi kepada anaknya.
"Kami sudah dikaruniai dua putri yang terus kami 'doktrin' sejak kecil untuk masuk ITS juga kelak," kata Andika.
