Tim Nogogeni dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) sukses membawa pulang dua gelar juara tertinggi di Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) 2026 yang diselenggarakan Kemdiktisaintek. Capaian ini diperoleh melalui dua mobilnya yang diberi nama Bela dan Nela.
Bela merupakan mobil Nogogeni IX yang menjadi juara satu kategori Urban Etanol dengan rekor 594,44 kilometer per liter. Sedangkan Nela merupakan mobil Nogogeni IX EVO yang berhasil mendapat bangku tertinggi di kategori Urban Listrik dengan efisiensi mencapai 275,57 kilometer per kilowatt-jam.
Rahasia Juara Mobil ITS
Hafiz Diandra Pratama selaku general manager tim Nogogeni sekaligus mahasiswa ITS, mengungkapkan capaian efisiensi Nela meningkat sebanyak 10,5 persen sejak diuji pada 2025 lalu. Hal ini disebabkan oleh adanya pemangkasan bobot Nela menjadi 72 kilogram menggunakan inovasi mikrokontroler dengan pengendalian motor BLDC yang presisi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di sisi lain, pembaruan drivetrain dan konstruksi mesin sukses menurunkan bobot Bela menjadi 86 kilogram," kata Hafiz, dikutip dari ITS, Jumat (9/10/2026).
Kompetisi yang diselenggarakan di Universitas Jember (Unej) ini sempat dihadapkan pada perubahan regulasi mendadak dan juga cuaca hujan deras yang membuat pengemudi Nogogeni harus ekstra berhati-hati saat berkendara.
"Satu kesalahan kecil seperti pengereman yang terlalu dalam bisa langsung memengaruhi hasil," kata Jeremi Mantovanio Sibarani, pengemudi Nogogeni IX EVO atau Nela.
Tim Nogogeni dari Teknik Mesin Industri ITS
Berawal dari proyek akhir seorang mahasiswa angkatan 2009-2010, Tim Nogogeni resmi didirikan pada 2011 dengan nama Nagageni. Dari proyek akhir, tim ini kemudian diteruskan oleh mahasiswa junior dan menjadi sebuah tim khusus.
Pada 2012, tim ini sempat berganti nama menjadi Pancasona. Tidak lama, pada 2013, tim ini kembali mengubah namanya menjadi Nogogeni, yang dikenal hingga saat ini. Pada tahun yang sama, tim ini meraih kemenangan pertama dengan membawa pulang juara satu di Indonesia Energy Marathon Challenge (IEMC) kategori Urban Listrik.
Tim Nogogeni ITS juga turut serta dalam kompetisi nasional lain seperti PLN Innovation and Competition in Electricity (PLN ICE). Di kancah internasional, tim ini diberikan kesempatan untuk mewakili Indonesia di beberapa ajang, yaitu Shell Eco Marathon (SEM-Asia), Formula Society of Automotive Engineers (FSAE-Australasia), dan TÜBİTAK TEKNOFEST.
Sesuai dengan namanya, Tim Nogogeni bermarkas di kampus ITS Surabaya dan dikelola oleh general manager, technical manager, non-technical manager, serta 35 staf yang merupakan mahasiswa di kampus tersebut.
Penulis adalah peserta magangHub Kemnaker di detikcom.
