Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya mengharumkan nama Indonesia di Jepang. Tim Anargya ITS EV Team meraih tiga gelar juara dengan mobil formula listrik Mark 6.0 dalam ajang 24th Formula SAE (FSAE).
Dosen pendamping, Ir Alief Wikarta, ST, MSc Eng, PhD mengungkapkan rasa bangga. Menurutnya prestasi ini memperlihatkan kemajuan signifikan di tim tersebut. Ia menjabarkan mobil formula listrik Mark 6.0 adalah generasi terbaru yang dikembangkan melalui pendekatan desain dan modeling yang lebih matang.
Ada berbagai tantangan yang harus dihadapi Tim Anargya, mulai dari aspek teknis, logistik, hingga koordinasi antaranggota dari berbagai departemen. Alief menyebut tim ITS berhasil mengatasi tantangan-tantangan ini melalui bimbingan yang intensif, evaluasi yang berkelanjutan, dan pengambilan keputusan berbasis data.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tiga Gelar Juara di Jepang
Berikut ini tiga perolehan juara Tim Anargya ITS dalam laga 24th Formula SAE (FSAE) Japan 2026 di Aichi Sky Expo:
- 1st Place Three-View Drawing Awards (EV)
- 2nd Place MathWorks Modelling Awards (EV)
- 2nd Place PR Awards.
Alief mengatakan mobil formula listrik Mark 6.0 merupakan generasi erbaru yang dikembangkan dengan desain dan modelling lebih matang. Three-view drawing mendapatkan juara pertama karena dinilai memiliki keunggulan dalam ketelitian visualisasi teknis. Sementara modelling MathWorks yang mendapatkan juara 2 memperlihatkan simulasi performa kendaraan listrik.
"Kolaborasi lintas departemen menjadi kunci keberhasilan proses dari desain hingga presentasi," jelas Alief, dikutip dari ITS pada Jumat (14/8/2026).
Dosen Departemen Teknik ITS itu tidak hanya memberikan arahan dari sisi teknis, tetapi juga presentasi, dan dokumentasi. Ini mengantarkan Tim Anargya mendapatkan juara 2 PR Awards.
"Capaian gemilang tersebut merupakan buah dedikasi seluruh anggota Anargya ITS EV Team yang berasal dari berbagai departemen di ITS," kata Alief.
Mobil rancangan para mahasiswa ITS ini maka turut menerapkan Sustainable Development Goals (SDGs), antara lain poin ke-7 terkait energi bersih dan terjangkau serta poin ke-9 terkait industri, inovasi, dan infrastruktur melalui pengembangan kendaraan listrik yang efisien. Selain itu, mobil formula listrik Mark 6.0 turut mendukung SDGs poin ke-13 terkait penanganan perubahan iklim.
"Semoga ITS terus menjadi kampus pendorong lahirnya inovasi baru sebagai Home of Champions," kata dosen Laboratorium Mekanika Benda Padat ITS itu.
