Rahasia Belajar Farellevi, Peraih Nilai TKA Matematika Tertinggi di Jateng

ADVERTISEMENT

Rahasia Belajar Farellevi, Peraih Nilai TKA Matematika Tertinggi di Jateng

Nikita Rosa - detikEdu
Kamis, 01 Okt 2026 20:00 WIB
Muhammad Farellevi Al Fasahbari [kanan] dalam Talk Show TKA Final Sprint: Smart Drilling and Preparing Physical Stamina to Achieve Peak Scores pada Indonesia International Book Fair (IIBF) 2026 di Assembly Hall, Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta, Kamis (1/10/2026).
Farellevi [ujung kanan] dalam Talk Show TKA Final Sprint: Smart Drilling and Preparing Physical Stamina to Achieve Peak Scores di IIBF Kamis (1/10/2026). (Foto: Nikita Rosa/detikedu)
Jakarta -

Muhammad Farellevi Al Fasahbari berhasil meraih nilai TKA matematika tertinggi Jawa Tengah di angka 91,03. Apa rahasia belajar siswa SMAN 1 Klaten itu?

Levi, panggilan, akrabnya mengaku jika ia tidak pernah belajar dengan Sistem Kebut Semalam atau SKS. Bahkan, Levi tidak pernah belajar sampai larut malam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


"Belajar begadang itu enggak bagus untuk kesehatan, yang pertama. Dan yang kedua, itu enggak bisa untuk memori jangka panjang. Jadi gimana belajarnya? Ya konsisten setiap hari, 1 jam, 2 jam itu lebih baik gitu," cerita Levi.

Hal itu disampaikan Levi dalam Talk Show TKA Final Sprint: Smart Drilling and Preparing Physical Stamina to Achieve Peak Scores pada Indonesia International Book Fair (IIBF) 2026 di Assembly Hall, Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta, Kamis (1/10/2026).

ADVERTISEMENT

Tidak Ikut Les

Levi mengaku dirinya murni hanya belajar dari buku, tanpa bantuan bimbingan belajar atau les. Menurutnya, les itu perlu jika seseorang masih belum mengetahui cara belajar yang cocok.

"Bagi kalian yang memilih untuk itu ya nggak ada salah juga. Tapi kalian bisa melihat berapa sih kira-kira yang tidak les dengan yang les tuh, lihat semangat belajarnya," ujarnya.

Solusi Soal yang Susah

Saat menemui soal yang sulit, Levi berpesan untuk membaca keseluruhan soal terlebih dahulu. Terlebih pada soal matematika.

"Ketika kalian sering untuk berlatih soal, kalian sering membaca buku, itu kalian bakal menemukan pola-pola tersendiri," ungkapnya.

Kemudian jika masih tidak menemukan jawabannya, bisa mencoba mencari jawaban dari buku atau bertanya.

"Kita tanya ke teman atau tanya ke guru atau siapapun yang lebihbisalah. Karena kalau kita mentok tapi enggak bisa jawab terus enggak tanya ke siapapun, ya enggak bakal dapatjawabannya dan kalian juga enggak bakal dapat ilmu tambahan gitu," ujarnya.

Tidak Belajar Sehari Sebelum TKA

Levi bercerita jika ia tidak pernah belajar sehari sebelum ujian. Menurutnya, waktu sebelum ujian adalah saat untuk istirahat.

"Kalau H-1 tuh biasanya ya udah menenangkan diri, beribadah, ngobrol dengan keluarga. Pokoknya tenangkan diri kalian seakan-akan tuh ya udah besok tuh kita kerjain bisa," katanya.

Ia mencontohkan jika seseorang belajar sebelum ujian dan menemukan soal yang sulit, justru akan menambah rasa takut dan stres.

"Mendekati ujian tuh lebih baik beristirahat aja gitu," ujarnya.



(nir/nwk)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads