World Clean Up Day 2026, Anak-anak Muda Ikut Sisir Sampah di CFD Jakarta

ADVERTISEMENT

World Clean Up Day 2026, Anak-anak Muda Ikut Sisir Sampah di CFD Jakarta

Nikita Rosa - detikEdu
Minggu, 20 Sep 2026 12:01 WIB
Anak Muda di Jakarta ikut ramaikan World Cleanup Day pada Minggu, 20 September 2026.
Foto: Nikita Rosa/detikEdu/Anak Muda di Jakarta ikut ramaikan World Cleanup Day pada Minggu, 20 September 2026.
Jakarta -

World Cleanup Day resmi dirayakan pada Minggu, 20 September 2026. Tahun ini, peserta di Jakarta menyisir sampah di sepanjang Jalan Sudirman, Jakarta, bertepatan dengan Car Free Day.

Para peserta berkumpul di Stasiun MRT Dukuh Atas pukul 07.00 WIB. Berbekal sarung tangan dan karung sampah, peserta mulai mengambil sampah yang masih berceceran di jalan.

Sampah yang diambil mulai dari botol plastik, bungkus makanan, hingga puntung rokok. Setelah selesai dipungut, sampah dikumpulkan di posko akhir yang terletak di kampus Universitas Atmajaya untuk diolah lebih lanjut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tema Pemuda Pemudi Merdeka dari Sampah

Ketua World Cleanup Day di Indonesia, Andy Bahari, mengatakan 20 September resmi ditetapkan sebagai World Cleanup Day oleh Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) mulai tahun 2024. World Cleanup Day di Indonesia sudah dimulai sejak 17 Agustus hingga 28 Oktober nanti.

ADVERTISEMENT

"Dengan tema aksi bersih pemuda-pemudi merdeka dari sampah karena kita pengen merajut hari kemerdekaan, hari World Cleanup Day dengan hari Sumpah Pemuda," ujarnya ditemui selesai acara di Universitas Atmajaya, Jakarta, Minggu (20/9/2026).

Kurang lebih ada dua ribu peserta yang mengikuti acara pada hari ini. Mulai dari masyarakat umum, pemerintah, hingga komunitas. Di posko terakhir, peserta juga melihat booth gratis yang memamerkan produk olahan sampah.

Andy mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk mengangkat kesadaran masyarakat tentang isu sampah.

"Kita tahu juga bahwa bersih-bersih itu bukan solusi, itu hanya pintu gerbang untuk mereka lebih aware sehingga kita bisa mendorong mereka untuk melakukan hal-hal yang lebih, seperti melakukan pemilahan sampah, mengolah sampah jadi sesuatu yang punya nilai," tuturnya.

Peran Penting Generasi Muda

Direktur Pengurangan Sampah dan Ekonomi Sirkular Kementerian Lingkungan Hidup, Agus Rusly, mengapresiasi aksi ini. Ia mengatakan generasi muda inilah yang akan memainkan peran penting pada masa depan Indonesia.

"Jadi kami dari pemerintah itu bersemangat dengan banyaknya anak-anak muda untuk ikut. Karena anak-anak muda inilah yang akan memberi peran penting di masa depan. Apalagi Indonesia nanti menuju Indonesia Emas 2045," ungkapnya.

Sejak pelaksanaan pertamanya pada 2018, World Cleanup Day telah mengumpulkan 68.863 ton sampah dari berbagai wilayah di Indonesia. Pelaksanaan World Cleanup Day tahun ini juga bekerja sama dengan The Duke of Edinburgh's International Award dalam rangka peringatan ke-70.



(nir/faz)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads