Membanggakan! Siswa Indonesia Raih 3 Medali Olimpiade Nuklir Internasional

ADVERTISEMENT

Membanggakan! Siswa Indonesia Raih 3 Medali Olimpiade Nuklir Internasional

Novia Aisyah - detikEdu
Rabu, 12 Agu 2026 17:00 WIB
Siswa Indonesia Raih 3 Medali Olimpiade Nuklir Internasional
Siswa Indonesia Raih 3 Medali Olimpiade Nuklir Internasional. Foto: BRIN
Jakarta -

Badan Riset dan Inovasi Nasional membawakan kabar gembira untuk masyarakat Indonesia. Para siswa delegasi International Nuclear Science Olympiad (INSO) ke-3 membawa pulang tiga medali dari kompetisi yang diselenggarakan di Arab Saudi itu.

BRIN melalui Politeknik Teknologi Nuklir Indonesia (Poltek Nuklir) bertindak sebagai pembina empat siswa delegasi. Pembinaan dilakukan melalui penguatan teori hingga praktikum.

Untaian Medali yang Dimenangkan

Keempat siswa yang tergabung dalam tim perwakilan Indonesia adalah Gusti Komang Abhika Atmaja dan Aloysius Gonzaga Duta Setyawan dari SMA Kesatuan Bangsa serta Faris Patria Chariansyah dan Hilmy Lazuardhy Nurramadhan dari MAN IC Serpong.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dua medali perak berhasil diraih Gusti Komang Abhika Atmaja dan Aloysius Gonzaga Duta Setyawan. Kemudian Faris Patria Chariansyah memperoleh medali perunggu.

"Keberhasilan meraih tiga medali pada INSO ke-3 tidak hanya menjadi prestasi bagi para siswa, tetapi juga mencerminkan hasil dari proses pembinaan, pendampingan, dan kolaborasi berbagai pihak dalam mendukung pengembangan generasi muda di bidang nuklir," kata Direktur Poltek Nuklir BRIN, Zainal Arief, Selasa (11/8/2026), dikutip dari BRIN.

ADVERTISEMENT

Pada perhelatan INSO ke-3 ini, delegasi RI juga terdiri dari dua orang team leader, yaitu dosen Poltek Nuklir BRIN Fifi Nurfiana dan Lutfi Aditya Hasnowo.

"Bangga dengan perjuangan tim Indonesia selama mengikuti INSO ke-3. Sejak proses pembinaan sampai kompetisi, para siswa menunjukkan semangat dan kerja keras," ungkap Fifi.

Ia berpendapat, perolehan ini adalah pencapaian yang membanggakan dan menjadi pengalaman siswa dalam berkompetisi secara global. Menurutnya, pengalaman ini merupakan bekal penting untuk pengembangan diri para siswa delegasi.

Persiapan Olimpiade Nuklir

Lutfi mengatakan, persiapan tim Indonesia dilaksanakan melalui program pembinaan oleh Poltek BRIN melalui skema pengabdian kepada masyarakat. Pembinaan tersebut berlangsung daring pada 6-24 Juli 2026 dan luring 27-31 Juli 2026 di lokasi Poltek Nuklir BRIN.

Keikutsertaan Indonesia mendapatkan dukungan pembiayaan dari International Atomic Energy Agency (IAEA). Sementara itu, untuk pembinaan dan dukungan teknis, Poltek BRIN bekerja sama dengan International Nuclear Agency (INuA) Indonesia.

Seleksi para siswa yang menjadi perwakilan RI dilaksanakan oleh Poltek Nuklir BRIN bersama Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas). Prestasi ini dinilai sebagai momentum untuk semakin memperkenalkan sains dan teknologi nuklir kepada generasi muda dan mendorong talenta-talenta baru yang kelak bisa berkontribusi dalam pengembangan teknologi nuklir untuk kemajuan Indonesia dan dunia.



(nah/nah)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads