Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelajar Indonesia di ajang sains internasional. Tim Indonesia berhasil membawa pulang empat medali perunggu dan satu Honorable Mention pada 67th International Mathematical Olympiad (IMO) 2026.
Jang tersebut digelar di Shanghai, China, pada 10-21 Juli 2026 lalu. Kepala Puspresnas Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Maria Veronica Irene Herdjiono, menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota tim yang telah berjuang membawa nama Indonesia
"Selamat kepada seluruh delegasi Indonesia yang telah mengharumkan nama bangsa pada ajang International Mathematical Olympiad 2026. Setiap capaian yang diraih merupakan buah dari kerja keras para murid, dedikasi para pembina, dukungan sekolah, orang tua, serta seluruh pihak yang telah membersamai proses pembinaan talenta secara berkelanjutan," ujar Irene dalam laman Puspresnas dikutip Minggu (26/7/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Daftar Peraih Medali IMO 2026
Empat medali perunggu Indonesia diraih oleh:
1. Jayden Jurianto dari SMAK 1 PENABUR Jakarta
2. Steven Abiel Cahyono dari SMA Katolik St. Louis 1 Surabaya
3. Danica Odelia dari SMAK PENABUR Gading Serpong, Banten
4. Yusril Ihsan Adinatanegara dari SMA Negeri 1 Glagah, Banyuwangi
Sementara itu, Matthew Ravanelli Tjiptono dari SMAK PENABUR Banda, Jawa Barat, berhasil memperoleh Honorable Mention.
Persiapan dan Tantangan Olimpiade
Sebelum berlaga di IMO 2026, seluruh peserta menjalani seleksi berjenjang melalui Olimpiade Sains Nasional (OSN). Seleksi bertahap dari tingkat sekolah, kabupaten/kota, provinsi hingga nasional.
Mereka juga mengikuti pembinaan intensif yang diselenggarakan Puspresnas. Para peserta dibekali latihan materi, strategi pemecahan soal, hingga kesiapan mental.
Menurut Koordinator Pembina IMO 2026 dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Aleams Barra, soal-soal yang diujikan tahun ini tergolong sangat menantang. Namun ia bersyukur siswa perwakilan dari Indonesia tetap bisa meraih medali.
"Tahun ini soal yang diberikan cukup sulit dan menantang. Alhamdulillah anak-anak bisa mendapatkan empat medali. Kami belajar dari pengalaman tahun ini untuk memperbaiki agar tahun depan bisa lebih baik lagi," ujarnya.
Dalam ajang ini ada sebanyak 85 peserta dari 119 negara yang harus menyelesaikan enam soal matematika tingkat lanjut dalam dua hari kompetisi.
Cerita Para Juara IMO 2026
Salah satu peraih medali perunggu, Jayden Jurianto, mengaku bangga kembali dipercaya mewakili Indonesia di ajang internasional. Pada tahun 2025, ia juga berhasil meraih medali perunggu dalam International Olympiad in Artificial Intelligence (IOAI).
"Bangga bisa berkesempatan mewakili Indonesia kembali ke ajang internasional. Untuk IMO tes dilakukan secara dua hari berturut-turut. Setiap hari itu ada tiga soal," kata Jayden.
Bentuk rasa bangga juga disampaikan oleh peserta lainnya Danica Odelia. Ia senang karena telah bisa melewati ini semua dengan lancar, meski tidak bisa memboyong medali emas atau perak.
"Tes berlangsung kondusif dan lancar. Terima kasih kepada Kemendikdasmen dan Puspresnas yang sudah memfasilitasi kami untuk berprestasi hingga ke tingkat internasional," ujarnya.
Peserta lainnya, Yusril Ihsan Adinatanegara mengaku sempat khawatir tidak membawa pulang medali. Namun, kerja kerasnya akhirnya membuahkan hasil.
"Saya sempat khawatir tidak memperoleh medali tetapi alhamdulillah saya senang sekali akhirnya bisa meraih medali perunggu di IMO 2026," tutur Yusril.
