×
Ad

Lulusan Peternakan Jadi Apa? Mila Dirikan Usaha Beromzet Rp 50 Juta per Bulan

fahri zulfikar - detikEdu
Rabu, 01 Jul 2026 09:00 WIB
Foto: UGM/Mila Arlinda, lulusan Fapet UGM, sukses mendirikan usaha ternak beromzet puluhan juta per bulan.
Jakarta -

Lulus dari jurusan peternakan bakal jadi apa? Mila Arlinda menjawab dengan usaha kerasnya bahwa ia bisa menjadi pebisnis di dunia ternak. Tak mudah memang, tapi ia membuktikan bahwa perempuan bisa berdaya di dunia peternakan.

Mila, sapaannya, mungkin tak menonjol saat kuliah. Namun, usai lulus dari Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (Fapet UGM) pada 2021, ia dikenal berkat usahanya bernama 'Kerabat Ternak'.

Tak main-main, usahanya yang berada di Desa Kebonagung, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, kini bisa memiliki omzet hingga Rp50 juta per bulan. Bahkan di momen Iduladha bisa mencapai Rp500-750 juta.

"Dulu keluarga sempat ragu ketika saya memilih kuliah peternakan," ucap Mila, melalui keterangan yang diterima pada Senin (29/6/2026).

Berawal dari Lima Ekor Domba

Dunia peternakan bukan hal baru bagi Mila. Sejak SMA, ia sudah akrab dengan hewan ternak yang dipeliharanya, yakni lima ekor domba.

Ketertarikannya mengantarkan dirinya untuk kuliah di Fapet UGM. Ia ingin menekuni bidang ternak dengan ilmu yang lebih dalam.

"Di Fapet UGM kami diajarkan bukan hanya teori, tetapi juga praktik dan pengalaman lapangan. Itu yang sangat membantu ketika benar-benar terjun ke dunia usaha," ujar perempuan kelahiran 1 Januari 1999 tersebut.

Tekadnya untuk mencari ilmu ia dapat dari orang tuanya yang pekerja keras. Ayahnya seorang pengusaha kayu dan ibunya seorang ibu rumah tangga. Keduanya membentuk Mila menjadi pekerja keras, pembelajar, dan mandiri.

Baginya, menekuni dunia ternak berarti memperbanyak pengalaman di lapangan. Mulai dari pengelolaan pakan ternak, menghadapi kematian ternak hingga penyakit hewan.

Omzet Belasan hingga Puluhan Juta per Bulan

Dengan ilmunya, Mila mengembangkan usaha ternak modern yang berfokus pada kualitas dan genetik yang bagus. Hasilnya, ia berhasil memiliki kambing berkualitas unggul yang bisa dijual dengan harga Rp16-23 juta per ekor, sedangkan kambing lokal sekitar Rp3-5 juta per ekor.

Puncaknya saat momen Iduladha, omzet Kerabat Ternak bisa mencapai Rp500 juta hingga Rp700 juta dalam dua bulan. Sementara pada hari biasa ia bisa menghasilkan Rp50 juta per bulan.

Omzet itu didapatkan berkat pengembangan bisnis sapronak seperti susu cempe, vitamin, hingga peralatan peternakan yang dipasarkan ke berbagai daerah. Kemudian ia juga mengembangkan usaha aqiqah.

Kini, pasar ternaknya telah meluas hingga Lamongan, Bojonegoro, dan berbagai wilayah lain di Jawa Timur. Usaha Mila juga mulai memberi dampak sosial bagi masyarakat sekitar dengan membuka lapangan kerja dan aktif membangun kelompok ternak bersama masyarakat.



Simak Video "Video: Peternak di Mojokerto Kembangkan Unta untuk Kurban Idul Adha"

(faz/pal)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork