Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengumumkan akan segera mengubah isi buku pelajaran sekolah mulai dari jenjang SD, SMP, dan SMA. Adapun pelaksanaannya akan menggandeng Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).
Informasi tersebut dibagikan oleh Prof. Arif Satria selaku KepalaBRIN. Sebelumnya, ia mengaku jika program tersebut sempat dibahas dalam pertemuannya dengan Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya baru kemarin diundang Setneg untuk membahas tentang bagaimana mereview buku-buku pelajaran. Jadi buku-buku pelajaran itu akan kita review kembali bersama Mendiktisaintek, Mendikdasmen, bersama BRIN," tuturnya dalam acara BRIN Goes to Stakeholders and Society: Exposing New Species Chapter Flora di Auditorium BRIN, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Senin (25/5/2026).
Buku-buku ini akan diperbarui berdasarkan perkembangan sains dan kebutuhan pembelajaran terkini. Pihaknya mengatakan pembaruan buku ini agar siswa tidak ketinggalan informasi.
Saat ini, program masih berada pada tahap pembicaraan awal.
"Jadi ini masih pembicaraan awal ya. Jadi itu adalah bagaimana kita ini, bukan merombak, mereview yang siapa tahu masih tepat," ujarnya ditemui usai acara.
Saat ditanya mengenai kapan buku terbaru akan dirilis, Ari mengatakan saat ini baru tahap pembentukan tim.
"Oh belum. Masih ini tim baru dibentuk. Ini baru membentukkan awal, membentuk tim untuk mereview itu," ungkapnya.
"Ya tentu kami mendukung Kemendikdsmen sebagai lead untuk acara ini," imbuhnya.
(nir/nwk)











































