Pemerintah Genjot Program PLTS 100 Gigawatt, Gandeng Ahli di Perguruan Tinggi

ADVERTISEMENT

Pemerintah Genjot Program PLTS 100 Gigawatt, Gandeng Ahli di Perguruan Tinggi

Nikita Rosa - detikEdu
Rabu, 22 Apr 2026 17:00 WIB
Suradim dan Bakti Negara, field support atau petugas pembersihan panel tenaga surya di PLTS Sengkol, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah. (Ahmad Viqi/detikBali).
Prabowo Mau Akselerasi PLTS. (Foto: Ahmad Viqi/detikBali)
Jakarta -

Pemerintah tengah menggodok program pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 100 gigawatt. Presiden Prabowo meminta realisasinya dipercepat.

Program ini turut menggandeng beberapa ahli dari perguruan tinggi. Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto usai bertemu Presiden Prabowo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (21/4).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Brian mengatakan Presiden meminta agar implementasi PLTS dipercepat, terutama dalam menggantikan pembangkit listrik berbasis diesel. Lebih lanjut, pemerintah juga menargetkan penambahan 17 gigawatt energi terbarukan melalui PLTS pada tahun ini,

"Ditargetkan tahun ini 10gigawatt yang diesel itu bisa dikurangi, kemudian yang lainnya juga akan ditambah kira-kira sampai 7gigawatt," jelasnya dalam siaran ulang di YouTube Sekretariat Presiden dikutip Rabu (22/4/2026).

ADVERTISEMENT

Brian menegaskan target tersebut merupakan hasil perhitungan bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), PT PLN, Danantara, dan para ahli dari perguruan tinggi.

"Untuk saat ini, dari perhitungan yang dilakukan bersama-sama Kementerian ESDM, dari PLN, Danantara, dan beberapa ahli dari perguruan tinggi, itu kira-kira 17gigawatt bisa dilakukan instalasi PLTS,"ungkapnya.

Adapun pelaksanaan teknis dan penentuan lokasi pembangunan PLTS, akan dilaksanakan oleh PLN sebagai implementator utama program.

"Lokasi nanti semuanya dari PLN ya yang sebagai implementator dari program tersebut," kata Brian.

Diketahui, Presiden Prabowo Subianto menargetkan pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 100 gigawatt. Langkah tersebut diambil sebagai usaha strategis dalam mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil. Dalam 10 tahun ke depan, pemerintah juga menargetkan implementasi listrik dari energi terbarukan sebesar 100%.




(nir/nah)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads