Antisipasi Krisis Global, Energi Baru Terbarukan Jadi Sorotan Pemerintah

ADVERTISEMENT

Antisipasi Krisis Global, Energi Baru Terbarukan Jadi Sorotan Pemerintah

Trisna Wulandari - detikEdu
Senin, 06 Apr 2026 19:00 WIB
Seorang petugas mengecek panel PLTS terapung Waduk Muara Nusa Dua Pemogan di Kawasan Tahura Ngurah Rai, Selasa (20/5/2025).
Seorang petugas mengecek panel PLTS terapung Waduk Muara Nusa Dua Pemogan di Kawasan Tahura Ngurah Rai, Selasa (20/5/2025). Foto: Rizki Setyo/detikBali
Jakarta -

Pemerintah RI memperkuat arah kebijakan investasi di sektor energi baru terbarukan (EBT). Langkah ini menyusul dinamika global yang juga menyinggung isu energi.

"Di satu sisi, kita pun mengambil momentum ini untuk mengakselerasi beberapa kebijakan, policy, dan juga dari segi investasi dalam rangka mempercepat penggunaan renewable atau energi baru terbarukan, seperti geothermal, solar untuk elektrifikasi, hidro, dan lain-lainnya," kata Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani dalam konferensi pers Pemeirntah terkait kondisi geopolitik global di Jakarta, dilansir Antara, Selasa (31/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tenaga Surya

Terpisah, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuluarto mengatakan isu energi menjadi salah satu perhatian untuk mencegah kenaikan harga BBM bersubsidi. Ia mengatakan, Kemdiktisaintek dan perguruan tinggi berperan mendukung kementerian-kementerian teknis lainnya, termasuk Kementerian ESDM.

ADVERTISEMENT

'Kemarin misalnya beberapa ahli-ahli kita dari perguruan tinggi itu terlibat dalam merumuskan pelaksanaan instalasi 100 Gigawatt untuk solar cell (sel surya)," kata Brian pada Halal Bihalal Idul Fitri 1447 H bersama Media di kantor Kemdiktisaintek, Jalan Pintu I Senayan, Jakarta Pusat, Senin (6/4/2026).

"Nah itu juga untuk tahap pertama itu (PLTS) diharapkan bisa menggantikan pembangkit listrik tenaga diesel yang memang memiliki ketergantungan pada solar, kemudian juga memiliki harga yang BPP, Biaya Pokok Produksi, yang masih lebih tinggi," sambungnya.

Potensi Sumber Energi Geothermal

Wakil Mendiktisaintek Stella Christie mengatakan, berdasarkan konferensi industri energi CERAWeek 2026 di Houston, Texas, negara-negara di dunia tengah bersiap mengembangkan penggunaan energi panas bumi. Rencana ini khususnya tampak di AS dan negara-negara raksasa data center yang butuh pasokan energi listrik besar, bersih, dan tidak tergantung perubahan cuaca seperti tenaga surya dan tenaga angin.

Merujuk data Global Energy Monitor, Indonesia menduduki peringkat 2 negara penghasil energi panas bumi terbesar di dunia setelah AS, disusul Filipina. Sementara itu, RI baru menggunakan 10% dari cadangan geotermal. Isunya antara lain soal harga yang lebih mahal dari bahan bakar fosil,

"Kita perlu untuk merevisi kembali dan membuat kembali, dan itu akan dilakukan oleh kementerian kami, bahwa pemerintaha, Pak Menteri dan bekerja sama dengan yang lainnya, untuk memimpin teknolognya," ucapnya.

PLTMH

Sementara itu, Wakil Mendiktisaintek Fauzan mengatakan pihaknya juga memobilisasi perguruan tinggi untuk peningkatan energi baru terbarukan di daerah. Contohnya yang merespons pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTMH) seperti dari sungai atau air terjun untuk penerangan desa di pelosok, serta pembangunan PLTS.

"Saat ini memang sedang kita lakukan identifikasi produk riset yang dimiliki oleh beberapa perguruan tinggi, khususnya yang menyasar masalah PLTMH maupun PLTS," jelasnya.

Fauzan menambahkan, upaya ini diharapkan mengurangi ketergantungan pada energi berbasis minyak dan mengantisipasi kelangkaan di tengah masyarakat.

"Lahirnya PLTMH pembangkit listrik tenaga mikro hidro ini menurut saya memang menjadi salah satu jawaban terhadap kelangkaan energi yang akhir-akhir ini akan kita rasakan," ucapnya.

"Itu semua sebenarnya adalah upaya-upaya kita untuk mengurangi ketergantungan energi yang selama ini berbasis gas atau minyak," imbuhnya.



(twu/faz)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads