Perwakilan Indonesia dari sejumlah kampus sumbang medali di gelaran Shell Eco-marathon Asia Pacific and Middle East 2026. Para mahasiswa bertanding di lintasan Lusail International Circuit, Qatar.
Pada gelaran ini, peserta diminta untuk merancang kendaraan dengan tingkat efisiensi energi setinggi mungkin. Terdapat 96 tim mahasiswa dari 16 negara.
Apa yang Dipertandingkan?
Kejuaraan Shell Eco-marathon bukan memperlombakan siapa yang paling cepat, tetapi siapa yang mampu melaju paling jauh dengan konsumsi energi paling minimal. Maka, pertandingan ini memperlombakan efisiensi energi tingkat global dengan menuntut presisi riset, kreativitas desain, dan kemampuan kolaborasi lintas disiplin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pertandingan ini diadakan pada 21-25 Januari 2026. Ada banyak mahasiswa Indonesia yang menjadi pemenang dalam ajang ini.
Siapa saja mereka? Simak para tim mahasiswa yang juara, sebagaimana diumumkan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) RI dalam media sosial mereka!
Mahasiswa RI Pemenang Shell Eco-marathon 2026
Prototype Internal Combustion Engine (ICE)
Juara 1: SEMERU Team, Universitas Negeri Malang
Juara 2: Antawirya Rondhan, Universitas Diponegoro
Juara 3: Bengawan Team, Universitas Sebelas Maret
Prototype Hydrogen Fuel Cell (H2)
Juara 1: Appate62, Universitas Brawijaya
Juara 2: Antasena ITS Team, Institut Teknologi Sepuluh Nopember
Prototype Battery Electric (BE)
Juara 1: IMEI Team, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo
Juara 2: Weimana Nagapasa, Universitas Udayana
Juara 3: Semar Proto, Universitas Gadjah Mada
Urban Concept ICE
Juara 1: Garuda Eco, Universitas Negeri Yogyakarta
Juara 2: ITS Team Sapuangin, Institut Teknologi Sepuluh Nopember
Juara 3: Semeru Team Akasa, Universitas Negeri Malang
Urban Concept H2
Juara 1: Semar Urban, Universitas Gadjah Mada.
Itu dia daftar pemenang dari Indonesia dalam kompetisi Shell Eco-marathon Asia Pacific and Middle East 2026. Ada kampus detikers?
(nah/nwk)











































