Setiap juara punya cerita dan jalannya masing-masing untuk mencapai prestasi. Nyatanya, prestasi tidak selalu bisa didapatkan secara instan, bermodalkan hoki.
Dibalik prestasi yang diraih, ada peluh, konsistensi, dan keyakinan akan potensi diri, serta mentalitas juara yang terus diasah. Lalu, sebenarnya apa sih tips untuk bisa jadi anak berprestasi menurut para pemenang lomba nasional dan internasional?
Dikutip dari laman Pusat Prestasi Nasional, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Puspresnas Kemendikdasmen), Selasa (27/1/2026) berikut ini tipsnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Perencanaan yang Matang
Peraih Medali Emas International Economics Olympiad (IEO) 2025, I Putu Dickson Partha Hartopo menjelaskan salah satu kunci meraih prestasi yang digenggamnya kuat adalah perencanaan yang matang. Setiap anak perlu tahu apa saja yang ingin mereka pelajari.
Setelah tahu, persiapkanlah segala hal terkait minat dan bakat tersebut. Jika dalam hal akademik, berlatih soal dengan beragam metode mungkin jadi solusi.
Tetapi, bila minat akan seni atau olahraga, berlatih adalah kegiatan yang tak terhindarkan. Bila sudah, susunlah rencana yang detail dan konsisten hingga menguasainya.
Hal serupa juga disampaikan oleh, peraih Medali Emas International Olympiad on Astronomy and Astrophysics (IOAA) 2025, Novin Raushan. Novin menyatakan prestasi akan lebih mudah diraih ketika berkaitan dengan bidang yang sesuai dengan minatnya.
"Dari kecil saya sudah memilih bidang astronomi. Dalam meraih prestasi, passion terhadap satu bidang itu sangat penting," tutur siswa asal SMA Kesatuan Bangsa itu.
2. Terapkan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat
Jika perencanaan sudah mantap, saatnya fokus kepada pengembangan dini. Menurut Matthew Hutama Pramana, sang peraih Medali Perak International Olympiad in Artificial Intelligence (IOAI) 2025, penerapan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat ikut berperan dalam mendukung capaian prestasinya.
"Saya menerapkan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Salah satunya tidur cepat. Dengan istirahat cukup, badan dan pikiran menjadi lebih segar," beber Matthew.
Adapun 7 Kebiasaan Anak Indoensia Hebat, terdiri dari bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan makanan sehat/bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, dan tidur tepat waktu.
3. Keterbatasan Bukan Penghalang
Setiap orang memiliki tantangan dan keterbatasannya masing-masing dalam hidupnya. Hal itu juga dirasakan oleh siswa SLB Negeri Kandangan, Kalimantan Selatan yang juga peraih Medali Perak The 14th Salon Culinaire, Mawaddah Warahmah.
Mawaddah menjadi bukti bila keterbatasan bukan penghalang untuk bisa beprestasi. Di tengah keterbatasannya, Mawa menembus batas dan meraih predikat juara. Ia yakin teman-teman dan anak-anak Indonesia lainnya juga bisa mencapainya.
4. Latihan dan Ikuti Bimbingan Guru
Tips selanjutnya datang dari peraih Medali Emas cabang ajang Menyanyi Solo Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) 2025, Brigitta Ellena Hutapea. Di bidangnya, yakni seni proses latihan sangatlah penting.
Latihan ini kemudian harus diimbangi dengan mengikuti setiap bimbingan yang diberikan oleh guru. Menurutnya, jangan ragu untuk bertanya kepada guru atau pelatih ketika mengalami kendala agar tercipta karya yang maksimal.
5. Jangan Menyerah!
Terakhir, ada tips dari sang jagoan dari ajang Pencak Silat Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) 2025, Melati Syadza Azkiya. Melatih mengajak murid untuk pantang menyerah.
Kekalahan hanyalah batuan krikil yang menyandung di satu tempat. Untuk itu, kekalahan hari ini bisa menjadi bekal kemenangan esok hari jika detikers tidak menyerah.
"Berlatih dan bekerja keras, ikuti kata pelatih. Jika kalah bisa dicoba lagi, jangan menyerah," tegasnya.
(det/nwk)











































