Prilly Bakal Ngajar di Fisipol UGM, Pihak Kampus Bilang Begini

Novia Aisyah - detikEdu
Jumat, 23 Sep 2022 12:30 WIB
Prilly Latuconsina
Prilly Latuconsina akan jadi dosen praktisi di UGM. Foto: dok. Instagram
Jakarta -

Prilly Latuconsina bakal jadi dosen praktisi di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisipol) UGM (Universitas Gadjah Mada). Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UGM, Poppy Sulistyaning Winanti mengatakan Prilly dijadwalkan untuk mulai mengajar pada pekan depan.

"Sudah (terkonfirmasi akan mengajar). Tapi sifatnya memang terbatas ya. Namanya juga untuk kebutuhan mahasiswa kita ya," kata Poppy (22/9/2022), dikutip dari detikJateng.

"Setahu saya mungkin minggu depan ya. Tapi kan namanya dosen tamu hitungannya kayak dosen tamu ya, jadi kan nggak bisa 14 kali suruh ngajar tergantung ketersediaan waktunya, disesuaikan dengan topiknya," sambung Poppy.

Ikut Program Praktisi Mengajar Kemendikbudristek

Kendati begitu, Poppy tidak tahu berapa kali Prilly mengajar sebagai dosen praktisi. Artis tersebut akan menjadi pendidik di Fisipol dalam rangka program Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), yaitu Praktisi Mengajar.

Prilly mendaftarkan dirinya dalam program ini untuk selanjutnya dicarikan universitas yang sesuai dengan keperluan dan keahlian praktisi yang bersangkutan.

Nantinya Prilly bakal mengajar mengenai kajian selebritas. Kajian tersebut pada dasarnya sudah ada di Departemen Ilmu Komunikasi di Fisipol UGM.

"Nah kebetulan UGM ditawari, lalu saya bilang kenapa nggak," ucapnya.

Poppy berujar akan menarik juga apabila praktisi dapat mengajar.

"Sehingga kan ya memang selebritinya yang ngajar kan nggak apa-apa. Dosennya kan bukan selebriti, jadi pas toh," imbuhnya.

Hingga kini baru Prilly yang akan mengajar sebagai dosen praktisi di Fisipol UGM. Namun, ke depannya tidak menutup peluang ada praktisi lain yang akan melakukan hal yang sama, apabila memang relevan dengan kajian yang dibahas.

Poppy mengatakan, harapannya sesederhana bahwa para mahasiswa terekspos dengan mereka yang memang memiliki keahlian di bidang tersebut.

"Jadi kan kenapa ini penting untuk situasi sekarang kan karena supaya mahasiswa terbuka pemikirannnya dan ekspos tadi ya. Tidak hanya dari dosennya tapi dari mereka yang sudah terjun ke dunia praktisi itu," paparnya.


Saksikan juga Sudut Pandang: Tidak Ada Gereja di Kota Baja

[Gambas:Video 20detik]



(nah/nwy)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia