Ini Yeti Khim, Perempuan di Balik Superapp Edukasi Menteri Nadiem

Laporan dari Amerika Serikat

Ini Yeti Khim, Perempuan di Balik Superapp Edukasi Menteri Nadiem

Meliyanti Setyorini - detikEdu
Rabu, 21 Sep 2022 19:30 WIB
Yeti Khim, Perempuan di Balik Superapp Edukasi Menteri Nadiem
Foto: Meliyanti S/detikedu/ Yeti Khim, Perempuan di Balik Superapp Edukasi Menteri Nadiem
Boston -

Di hadapan mahasiswa Indonesia di Massachusetts, Mendikbudristek Nadiem Makarim mengungkap sosok pembesut superapp yang kini sudah dipergunakan jutaan guru dalam Merdeka Belajar.

Sosok tersebut bernama Yeti Khim. Keturunan Korea-Amerika ini dikenal Nadiem saat Yeti bekerja di GoFood, salah satu layanan dalam aplikasi GoJek, tahun 2016 silam. Setelah bekerja di GoFood selama kurang lebih 4 tahun, Yeti diminta Nadiem untuk membantunya untuk membangun superapp bagi para guru.

"Dia (Nadiem) punya visi mengenai apa yang teknologi dapat lakukan, tapi sebenarnya aplikasi ini berperan sebagai pendukung untuk perubahan yang dia inginkan, bukan solusi yang utama. Yang utama tetaplah kebijakan dan rangkaian program lainnya. Teknologi dalam aplikasi ini untuk menjawab permasalahan," ungkap Yeti saat ditanyakan awal mula superapp edukasi kepada detikcom di MIT, Selasa (20/9/2022) waktu Boston.

Dari tim yang tidak begitu besar, kini tim yang terlibat dalam pengembangan aplikasi-aplikasi pendidikan, termasuk superapp edukasi Merdeka Mengajar, telah menyentuh angka 400 orang.

"Waktu saya memulai sebagai konsultan saya memulai dengan tim kecil, mungkin 10-20 orang. Sekarang tiga tahun berlalu timnya sudah hampir 400, mereka bukan hanya terdiri dari product engineer, tapi ada policy expert, education expert, stakeholder kementerian dan sebagainya," kata mantan product advisor GovTech Edu itu.

Yeti juga mengungkapkan kalau 50% timnya saat itu adalah perempuan. "Dulu kita harus rekrut dari berbagai startup seperti Bukalapak, Gojek, Traveloka, agar mereka melepaskan karier mereka di unicorn dan decacorn. Ya itu pekerjaan yang susah banget sih (mengumpulkan tim), tapi sekarang sudah ada ratusan yang join timnya, itu membuat saya bangga banget," kata Yeti.

"Aplikasi ini juga sudah mencapai banyak sekali, jutaan guru yang memakai dan terbantu. Jadi ini bukan soal menjadi solusi yang sempurna, tapi mendengarkan mereka yang membutuhkan (guru) dan mendesain produk dengan memikirkan mereka itu adalah kuncinya," ungkapnya.

Walaupun sudah punya pengalaman malang-melintang hingga pernah mencapai posisi VP Product GoFood, Yeti masih tidak berhenti untuk belajar.

"Di sini (MIT) saya mengambil dual degree masih dua tahun, saya masih mau belajar." tutup mahasiswa MIT Sloan- Harvard Kennedy Dual Degree Graduate student ini sambil tersenyum.



Simak Video "Ketertarikan Elon Musk pada Sci-fi dan Fantasi Dimulai Sejak Kecil"
[Gambas:Video 20detik]
(mel/nwy)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia