Kemenag Buka 6.179 Lowongan untuk Lulusan SMA/MA, Ini Syaratnya

Fahri Zulfikar - detikEdu
Senin, 15 Agu 2022 11:45 WIB
Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) membuka 6.179 lowongan untuk lulusan SMA/MA sederajat
Foto: Doc. Kemenag/Lowongan Pendamping PPH
Jakarta -

Kementerian Agama (Kemenag) melalui Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) membuka rekrutmen 6.179 Pendamping Proses Produk Halal (Pendamping PPH). Rekrutmen ini dibuka mulai 15-31 Agustus 2022.

Kepala BPJPH Muhammad Aqil Irham menyatakan, rekrutmen ini dilakukan dalam rangka mempercepat pencapaian target 10 juta produk bersertifikat halal tahun 2022.

"Para Pendamping PPH ini nantinya bertugas untuk membantu proses sertifikasi halal dengan mekanisme pernyataan pelaku usaha (self declare)," ujar Aqil dikutip dari laman resmi Kemenag, Senin (15/8/2022).

Rekrutmen Dibuka di 13 Provinsi

Aqil menyampaikan bahwa rekrutmen Pendamping PPH ini dilakukan di 229 kecamatan pada 13 provinsi di Indonesia.

Ketigabelas provinsi tersebut yaitu Bali, Banten, DI Yogyakarta, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Kepulauan Bangka Belitung, Riau, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, dan Sumatera Utara.

"Provinsi-provinsi ini menjadi target percepatan sertifikasi halal semester ke-2 tahun 2022 ini," jelas Aqil.

Syarat Pendaftaran Pendamping PPH

Untuk dapat mengikuti Pelatihan Pendamping PPH Kemenag, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi calon pelamar, yaitu:

1. Warga negara Indonesia;
2. Beragama Islam;
3. Memiliki wawasan luas dan memahami syariat mengenai kehalalan produk; dan
4. Berpendidikan paling rendah lulusan MA/SMA atau sederajat

"Para pelamar nantinya akan mengikuti pelatihan Pendamping PPH di Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LPPPH) yang mereka pilih. Selanjutnya bila lulus dan mendapatkan sertifikat, berhak menjadi Pendamping PPH," papar Aqil.

Kuota Rekrutmen Pendamping PPH

Adapun kuota rekrutmen Pendamping PPH per provinsi, rinciannya sebagai berikut:

1. Bali: 242 orang
2. Banten: 100 orang
3. DI Yogyakarta: 114 orang
4. DKI Jakarta: 318 orang
5. Jawa Barat: 3.600 orang
6. Jawa Tengah: 800 orang
7. Jawa Timur: 239 orang
8. Kalimantan Timur: 11 orang
9. Kepulauan Bangka Belitung: 33 orang
10. Riau: 17 orang
11. Sulawesi Tengah: 400 orang
12. Sumatera Selatan: 205 orang
13. Sumatera Utara: 100 orang

Cara Pendaftaran Pendamping PPH

Aqil menerangkan, sebelumnya Pendamping PPH adalah orang perorangan yang melakukan proses pendampingan PPH.

Namun untuk rekrutmen kali ini dilakukan secara online melalui laman ptsp.halal.go.id

"Biasanya, rekrutmen Pendamping PPH dilakukan oleh Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LPPPH). Tapi untuk kali ini, kita laksanakan secara terpusat melalui laman ptsp.halal.go.id," ujar Aqil.

Sebelum mendaftar, calon pelamar dapat mempelajari kriteria produk yang masuk kategori self declare yang terdapat pada Keputusan Kepala BPJPH nomor 33 tahun 2022 pada tautan berikut: bit.ly/kepkaban33.

Informasi lebih lanjut terkait rekrutmen Pendamping PPH Kemenag akan disampaikan melalui akun instagram BPJPH (https://instagram.com/halal.indonesia). Semoga berhasil detikers!



Simak Video "Logo Halal Disoal, Kemenag Jelaskan Filosofinya"
[Gambas:Video 20detik]
(faz/faz)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia