Harumkan Nama Indonesia, Mahasiswa UGM Juara Simulasi Sidang Internasional

Fahri Zulfikar - detikEdu
Senin, 08 Agu 2022 19:00 WIB
Tim mahasiswa UGM juara di Nuremberg Moot Court 2022
Foto: Doc. UGM
Jakarta -

Ajang simulasi sidang pengadilan pidana internasional, Nuremberg Moot Court 2022 telah berakhir beberapa waktu lalu. Tim mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil menjuarai peringkat pertama pada ajang yang digelar di Belanda ini.

Tim mahasiswa UGM bergabung dengan tim dari negara Eropa yakni Universitas Maastricht Belanda. Tim ini mengalahkan partisipasi 199 mahasiswa dari 45 universitas yang berlokasi di 41 negara.


Apa itu Kompetisi Moot Court?

Moot court adalah simulasi sidang pengadilan yang mengajak mahasiswa hukum untuk berkompetisi berdasarkan argumentasi dan presentasi hukum lisan dan tertulis, baik dari posisi penuntutan maupun pembelaan.

Nuremberg Moot Court, yang diadakan dalam bahasa Inggris, menargetkan mahasiswa hukum dari seluruh dunia yang tertarik dengan hukum pidana internasional.

Mahasiswa Double Degree UGM Jadi Pemenang

Dalam ajang ini, mahasiswa UGM yang tengah mengambil double degree di Maastricht University Belanda, Dylan Jesse Andrian berhasil memenangkan kejuaraan bersama timnya yakni Ekaterina Fakirova, Fikri Fahmi Faruqi, dan Nicole Binder.

Di babak final, tim Dylan yang dilatih oleh Craig Eggett menang melawan tim Universitas Koç dari Turki, dikutip dari instagram @law.ugm.

Adapun prestasi yang berhasil dicapai dalam The 20th Red Cross International Humanitarian Law Moot 2022 for Asia-Pasifik oleh tim Universitas Maastricht yakni:


1. Runner-up Final International Round

2. Best Mooter/Oralist: Dylan Jesse Andrian


Atas prestasi ini, International Nuremberg Principles Academy dan Friedrich-Alexander Universität Erlangen-Nürnberg mengucapkan selamat kepada semua tim yang telah antusias dalam Moot Court 2022.


"Terlepas dari keadaan luar biasa dan sulit yang diciptakan oleh kompetisi virtual, karena kita masih menghadapi pembatasan pandemi, siswa menunjukkan keterampilan advokasi yang luar biasa dan berhasil menangani kasus 2022 yang berfokus pada kejahatan genosida dan membahas prinsip legalitas," tulis keterangan di laman Nuremberg Moot Court 2022.

Untuk diketahui, bahwa ajang Moot Court 2022 memiliki hakim yang terdiri dari hakim internasional dan nasional, jaksa, akademisi, dan masyarakat sipil terkemuka. Seperti Hakim Ivana Hrdlicková, Presiden Pengadilan Khusus untuk Lebanon yang turut memimpin Final.



Simak Video "Moorissa Tjokro: Berpikir Kritis Jadi Keterampilan yang Wajib Diasah"
[Gambas:Video 20detik]
(faz/lus)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia