Masuk Daftar Wanita Paling Berpengaruh di RI, Begini Sosok Nurhayati Subakat

Trisna Wulandari - detikEdu
Senin, 13 Jun 2022 17:30 WIB
Nurhayati Subakat, sosok pendiri Paragon Innovation and Technology di balik beasiswa Paragon.
Siapa Nurhayati Subakat, salah satu wanita paling berpengaruh di Indonesia versi Fortune? Foto: Dok. Nurhayati Subakat
Jakarta -

Nama Nurhayati Subakat masuk daftar Most Powerful Women dari Fortune Indonesia. Dalam daftar 'wanita terkuat' atau wanita paling berpangaruh di Indonesia ini, nama Nurhayati Subakat bersanding dengan Menkeu Sri Mulyani, Menlu Retno Marsudi, hingga Megawati Soekarnoputri. Siapa Nurhayati Subakat?

Dr. (HC) Dra. Nurhayati Subakat, Apt adalah Founder dan Komisaris Utama Paragon Technology and Innovation, perusahaan yang bergerak di industri kosmetik , seperti dikutip dari laman resminya. Paragon menaungi merek Wardah, Make Over, Emina, Labore, Putri, Biodef, Instaperfect, Crystallure, Tavi, hingga Kahf. Nurhayati Subakat juga tercatat sebagai salah satu dari 25 pebisnis perempuan paling berpengaruh versi Forbes Asia 2018.

Nurhayati Subakat kuliah di jurusan Farmasi, Sekolah Farmasi, Institut Teknologi Bandung (ITB). Ia tercatat sebagai alumnus Farmasi ITB angkatan 1971 yang lulus dengan predikat terbaik. Kelak di Paragon, ia dan tim membuka program Beasiswa Prestasi, Beasiswa Pemberdayaan, dan Beasiswa Tugas Akhir.

Perjalanan Nurhayati Subakat di Kelahiran Paragon, Wardah, hingga Emina

Paragon berawal dari industri rumahan pada 1985, setelah Nurhayati Subakat keluar dari pabrik kosmetik tempatnya bekerja. Ia kemudian membuat formula kosmetik untuk target pasar salon-salon kecantikan dengan harga yang lebih murah. Sejak itu, produknya mulai digunakan di salon-salon sekitar sekitar Tangerang dengan merek Putri.

Wardah lalu lahir pada 1995 dari Paragon sebagai merek yang mengusung kosmetik halal di Indonesia. Merespons pasar, Paragon juga melahirkan Make Over dan Emina pada 2010 dan 2014. Per 2018, ada 10 merk dagang yang lahir dari Paragon Technology and Innovation.

Nurhayati menuturkan, industri kosmetik baginya sangat menjanjikan karena memiliki pertumbuhan yang selalu lebih tinggi dibandingkan dengan industri lain. Menurutnya, di kategori kosmetik, Paragon Technology and Innovation melewati perusahaan lain dengan share 29,7% di atas seluruh perusahaan lokal dan multinasional di Indonesia.

"Jadi kata kuncinya di sini bagaimana selalu berinovasi, mengeluarkan brand-brand baru, produk-produk baru hingga akhirnya Paragon bisa sampai melewati pandemi ini," tuturnya dalam Advisory Board Sharing Session ke-3 SF ITB, Sabtu (14/5/2022), dikutip dari laman kampus, Senin (13/6/2022).

Berkontribusi di Bidang Pendidikan

Nurhayati menuturkan, dalam rumus marketing mix-nya, ada istilah (4+1) P, yaitu product, price, placement, promotion, dan pertolongan Tuhan. Karena baginya semua usaha tidak terlepas dari pertolongan Tuhan, Paragon berupaya menyebar manfaat dan berkontribusi dalam pembangunan negeri berdasarkan 4 pilar, yaitu pendidikan, kesehatan, lingkungan, dan pemberdayaan perempuan.

Ia bercerita, di awal pendirian pada 1985, usaha rumahannya mulai mencoba memberikan beasiswa kuliah untuk seorang mahasiswa. Baginya, beasiswa ibarat jalan tol bagi orang yang punya kemauan belajar mandiri maupun dengan orang lain. Karena itu, tak tunggu usahanya besar, Nurhayati memberi sebuah beasiswa bagi mahasiswa kedokteran hingga lulus.

"Bukan tumbuh dulu baru bermanfaat, tapi bagaimana kita tujuannya bermanfaat maka dari itu kita tumbuh," kata Nurhayati Subakat dalam webinar Fellowship Gerakan Wartawan Peduli Pendidikan bersama Paragon Technology and Innovation, Selasa (19/10/2021).

Kini, Paragon Technology and Innovation memiliki program Beasiswa Prestasi, Beasiswa Pemberdayaan, dan Beasiswa Tugas Akhir, serta beragam program CSR Paragon Technology and Innovation untuk pendidikan, pemberdayaan perempuan, lingkungan, dan kesehatan lainnya.

Bagaimana detikers, mau masuk ITB atau jadi pebisnis juga seperti Nurhayati Subakat? Semangat belajar, ya!





Simak Video "Momen Taylor Swift Raih Gelar Doktor Kehormatan dari NYU"
[Gambas:Video 20detik]
(twu/lus)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia