Tesla dan SpaceX akan Berinvestasi di Indonesia? Pakar Unair Beberkan Peluangnya

Tesla dan SpaceX akan Berinvestasi di Indonesia? Pakar Unair Beberkan Peluangnya

Fahri Zulfikar - detikEdu
Senin, 30 Mei 2022 09:00 WIB
Podcast: Menaksir Peluang Deal Elon Musk Tanam Duit Tesla di RI
Foto: Tim Infografis/Fauzan Kamil/Tesla dan SpaceX akan Berinvestasi di Indonesia? Pakar Unair Beberkan Peluangnya
Jakarta -

Tesla dan SpaceX menjadi perusahaan kelas dunia yang memiliki nilai tinggi di bidangnya. Perusahaan milik Elon Musk ini berpeluang akan melakukan ekspansi setelah adanya pertemuan dengan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) di Amerika Serikat.

Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga (Unair) Dr Unggul Heriqbaldi SE MSi MAppEc menilai bahwa peluang investasi Elon Musk melalui perusahaan-perusahaannya yaitu Tesla dan SpaceX di Indonesia sangat besar.

Unggul menilai, peluang investasi baik Tesla maupun SpaceX di Indonesia sangat besar karena eksistensi Indonesia sebagai negara produsen nikel terbesar di dunia.

"Tentu hal ini akan sangat berpengaruh besar bagi perusahaan yang menghasilkan electric vehicle seperti perusahaan Elon Musk. Bagi player terbaik di industri dan di global market, perusahaan tidak akan pernah berhenti untuk menemukan cara lebih efisien untuk memproduksi outputnya," jelas Unggul dikutip dari laman Unair, Minggu (29/5/2022).


Pertimbangan Investasi

Unggul menjelaskan bahwa investasi Elon Musk tetap perlu dilakukan pertimbangan tidak hanya ditentukan oleh availability of key resources, tetapi juga aspek lain yang mendukung investasi.

Seperti keberadaan infrastruktur, energi, paket kebijakan yang ditawarkan oleh pemerintah seperti tax allowance and exemption, fleksibilitas di pasar tenaga kerja, kemudahan dalam perizinan, dan aspek lainnya.

"Sehingga harapannya kedua pihak bisa mendapatkan the best deal dan masyarakat Indonesia tentunya mendapatkan manfaat terbesar dari setiap keputusan yang diambil oleh kedua belah pihak," terangnya.

Indonesia Dibutuhkan Tesla dan SpaceX

Salah satu peluang terbesar dalam jangka menengah adalah investasi untuk memproduksi lithium-ion battery cells yang dibutuhkan Tesla dalam produksi electric vehicle.

Hal ini dikarenakan Indonesia adalah negara dengan cadangan nikel terbesar di dunia sekaligus produsen nikel terbesar di dunia dengan share 37 persen produksi dunia atau setara dengan 2,7 juta metrik ton.

Investasi pada electric battery di Indonesia juga akan membuat Tesla memperoleh manfaat dari resource abundance atau cost competitiveness. Hal ini sangat krusial untuk Tesla dalam menjaga daya saing di pasar electric vehicle dunia.

Meski secara market Indonesia tertinggal dibanding negara lain, namun Indonesia tetap memiliki potensi jangka menengah dalam electric vehicle market.

Terlebih dari sisi electric vehicle market, posisi Indonesia juga strategis jika dilihat dari potential demand dalam jangka menengah dan panjang.

"Meskipun dari sisi market Indonesia masih jauh tertinggal dibandingkan negara-negara lain yang sangat advanced seperti Norwegia, Islandia, Swedia, Belanda, Jerman dan Inggris, namun bukan tidak mungkin dengan government policy yang ramah terhadap pasar electric vehicle, Indonesia akan menjadi negara dengan pertumbuhan yang tinggi di pasar kendaraan elektrik," terang Unggul.

Sementara untuk SpaceX, Indonesia dibutuhkan karena nikel juga merupakan komponen penting dalam alloying elements yang juga digunakan oleh banyak industri mulai dari pembangkitan listrik, kitchenware, hingga transportasi.

Hal ini sekaligus menjadi bukti bahwa investasi di Indonesia menjadi strategis bagi perusahaan Elon Musk yang bergerak di bidang rocket launchers dan spacecrafts.

Apa Keuntungan Investasi Tesla dan Space X untuk Indonesia? >>

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia