Kisah Alumni SMK yang Punya Omzet Ratusan Juta, Bisnis Apa Ya?

Nikita Rosa - detikEdu
Jumat, 29 Apr 2022 19:00 WIB
Wahib sukses berbisnis dengan omzet hingga lebih dari Rp100 juta per bulan
Foto: Doc. Vokasi Kemdikbud/Kisah Alumni SMK yang Punya Omzet Ratusan Juta
Jakarta -

Siapa bilang siswa SMK hanya jadi pekerja? Wahib Kazib, alumni SMKN 2 Yogyakarta, menjadi salah satu bukti kesuksesan dalam berbisnis. Bahkan omzet bisnisnya bisa mencapai ratusan juta rupiah.

Wahib menjalani bisnis dengan mendirikan bisnis photostory atau personal photobook dan album di Yogyakarta. Dengan hasil keuntungan yang besar, Wahib kemudian membuka lapangan kerja bagi 60 orang.

Jiwa Problem Solver yang Terlatih Sejak SMK

Ia bercerita, bahwa selama menempuh pendidikan SMK, Wahib diajari untuk menjadi problem solver. Siswa SMK diminta untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi dalam dunia kerja.

"Di SMK itu kan kita lebih banyak praktiknya, lebih banyak ketemu masalah. Jadi, kita dituntut harus bisa mencari solusi, menyelesaikan masalah yang kita temukan di setiap praktik. Jadi, harus cepat beradaptasi," ujar Wahib dalam laman resmi Vokasi Kemdikbud.

Dengan menggunakan sistem online, membuat pelanggan jasa photostory Wahib tersebar di seluruh dunia. Wahib bertutur, pelanggannya berasal dari berbagai belahan dunia, seperti Malaysia dan Thailand.

Pernah Mendirikan Kursus Komputer

Dalam hal bisnis, ternyata sedari dulu Wahib sudah memiliki jiwa berwirausaha. Saat masih dudik di bangku SMK, alumni jurusan teknik komputer jaringan (TKJ) ini juga pernah mendirikan tempat kursus komputer bersama rekannya. Meski masih coba-coba, nyatanya ada saja murid yang les di tempat Wahib tersebut.

"Karena baru coba-coba, jadi asal jalan saja usahanya," katanya.

Semangat bisnisnya tidak berhenti sampai di situ. Meski berasal dari jurusan TKJ Wahib mengaku lebih memilih menekuni bidang bisnis dan wirausaha. Keseriusannya menekuni bisnis bermula sejak ia bergabung dengan Inspira.

Inspira merupakan perusahaan yang memiliki sejumlah lini bisnis/usaha, mulai dari laundry, kerajinan tas, hingga mangrove.

"Saya benar-benar belajar banyak tentang bisnis dari sana [Inspira]. Mulai dari karakter, mental, hingga yang lainnya," ungkap Wahib.

Wahib yang bergabung dengan Inspira pada tahun 2014 itu memulainya dengan bidang laundry. Selama bergabung, Wahib belajar banyak dari perusahaan tersebut.

Ia menganalisa berbagai kebutuhan pasar hingga akhirnya menemukan kebutuhan yang menjadi alasannya mendirikan photostory. Berkat kegigihannya, bisnis tersebut bahkan kini telah mencapai omzet hingga lebih dari Rp100 juta per bulan.



Simak Video "Moorissa Tjokro: Berpikir Kritis Jadi Keterampilan yang Wajib Diasah"
[Gambas:Video 20detik]
(faz/faz)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia