5 Sarjana Tertua di Dunia, Bukti Kamu Tak Pernah Terlalu Tua buat Belajar

Trisna Wulandari - detikEdu
Senin, 22 Nov 2021 12:19 WIB
Oneita Sumsion, salah satu sarjana tertua di dunia dari Utah, Amerika Serikat.
Oneita Sumsion, salah satu sarjana tertua di dunia dari Utah, Amerika Serikat. Foto: Brigham Young University/Steve Bernard
Jakarta - Sejumlah perguruan tinggi mensyaratkan usia tertua untuk mendaftar sebagai mahasiswa program sarjana di kampusnya. Kondisi ini juga terjadi di Indonesia. Kendati demikian, sarjana tertua di dunia ini tidak gentar untuk mencari dan meraih pendidikan tinggi formal di kampus.

Sejumlah mahasiswa tertua tersebut di antaranya juga beradaptasi dengan penggunaan komputer hingga kelas online saat pandemi, meskipun para mahasiswa usia 90-an tahun ini tidak mengenal komputer hingga setengah masa hidupnya. Mereka menjadi bukti bagi orang-orang di dunia bahwa kamu tidak pernah terlalu tua untuk belajar dan mengenyam pendidikan, termasuk di perguruan tinggi. Berikut sosok para sarjana tertua di dunia.

Sarjana Tertua di Dunia

Shigemi Hirata

Kelahiran Jepang, 1 September 1919 dinobatkan sebagai The Oldest Graduate atau Sarjana Tertua di Dunia dari Guinness World Records pada 2016. Ia menerima gelar S1 Bachelor of Arts dari Kyoto University of Art and Design di Kyoto, Jepang pada 19 Maret 2016 di usia 96 tahun 200 hari.

Sebelumnya, Shigemi masuk kuliah di umur 85 tahun pada 2005. Ini artinya, Shigemi menyelesaikan studi 11 tahun di jurusan Seni Keramik pada 2016, seperti dikutip dari laman Guinness World Records.

Nola Ochs

Nola Ochs merupakan penerima gelar The Oldest Graduate atau Sarjana Tertua di Dunia dari Guinness World Records pada 14 Mei 2007. Ia menyelesaikan pendidikan vokasi dengan penekanan tentang sejarah di jurusan General Studies, Fort Hays State University, Hays, Kansas, Amerika Serikat pada usia 96 tahun.

Kelahiran 22 November 1911 ini lulus bersama cucunya, Alexandra Ochs, yang saat itu berusia 21 tahun. Ia wafat pada 9 Desember 2016 di usia 105 tahun.

Giuseppe Paterno

Giuseppe Paterno merupakan veteran Perang Dunia II yang menjadi sarjana tertua di Italia di usia 96 tahun pada 2020. Paterno kecil tumbuh di Sicily, Italia saat masa Great Depression dan harus masuk Italian Navy saat perang. Ketika perang usai, ia mendaftar kembali ke SMA dan lulus pada usia 31 tahun.

Pada 2017, di usia 90-an, Paterno mendaftar kuliah vokasi di jurusan Sejarah dan Filsafat, University of Palermo, Italia. Ia lebih senang menggunakan mesin tik dan buku ketimbang komputer dan internet, tetapi Paterno beradaptasi untuk ikut kuliah online learning semasa pandemi di 2020. Dikutip dari Reuters, ia berkomitmen untuk membaca dan menulis setelah lulus.


Archie White

Kelahiran 1925 ini memulai kuliah S1 di Fine Art Practice, Eas Sussex College, University of Brighton, Inggris pada 2018. Di kampus, ia di antaranya belajar melukis, fotografi, dan clay modelling. Dikutip dari Hastings Observer, White terinspirasi oleh seorang teman dan mengikuti passion untuk mengeksplorasi karya seni sejumlah seniman terbaik dalam sejarah.

Setelah lulus di usia 96 tahun 56 hari, Archie memprakarsai program amal bersama Charity Commission untuk memudahkan sarjana di kampusnya agar dapat berkarya dan memulai karier menggunakan fasilitas kampus.

Oneita Sumsion

Perempuan asal Fairview, Utah, Amerika Serikat ini lulus sebagai sarjana jurnalistik, Brigham Young University (BYU), AS di usia 90 tahun pada Juni 2020. Dikutip dari laman BYU, penerima gelar Bachelor of Arts ini semula bekerja sebagai jurnalis sambil kuliah sekitar tahun 1987. Ia mengikuti suaminya pergi untuk misi ke Inggris dan meninggalkan kampus kendatitinggal satu kelas mata kuliah lagi untuk lulus.

Kelak, School of Communications Academic Advisor Emily Emerick membantu Sumsion lulus sarjana. Pengalaman Sumsion sebagai jurnalis di Deseret News, Daily Herald, dan Springville Herald disetarakan dengan satu kelas mata kuliahnya yang tersisa. Karena wisuda offline ditiadakan saat pandemi, keluarganya dan dosen menyelenggarakan pesta wisuda di rumahnya.

Nah, itu dia sarjana tertua di dunia yang semangat meneruskan pendidikannya sesuai minat di perguruan tinggi. Semangat belajar ya, detikers!

Simak Video "Prilly Latuconsina Ungkap Perjuangannya yang Tak Mudah Raih Gelar Sarjana"
[Gambas:Video 20detik]
(twu/pal)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia