3 Manfaat Tanaman Hias bagi Organ dan Pikiran Menurut Pakar Unair

Anatasia Anjani - detikEdu
Senin, 27 Sep 2021 12:30 WIB
tanaman hias begitu rimbun di kopi febi Jagakarsa, kedai mungil outdoor yang menggambungkan konsep kontainer dikelilingi tanaman hias bak kebun.
Foto: Tanaman-tanaman hias sultan
Jakarta -

Tanaman hias menjadi aktivitas mengasyikkan ketika pandemi. Selain itu, tanaman hias bermanfaat dalam menjaga kesehatan organ maupun mental seseorang.

Menurut Sukardiman Direktur Pendidikan Universitas Airlangga (Unair), tanaman hias juga dapat membantu meningkatkan kadar oksigen serta mengurangi berbagai polutan dan racun di udara.

"Karena debu-debu bisa ditangkap melalui tanaman-tanaman. Sebab tanaman memiliki peran, yang istilahnya itu fitoremediasi, yaitu berfungsi menangkap polutan-polutan mengganggu di lingkungan sekitar tanpa perlu membuangnya di tempat lain," ujar Sukardiman yang dikutip dari laman Unair, Senin (27/9/2021).

Selain itu, Sukardiman juga menyebutkan rekomendasi tanaman hias beserta manfaatnya. Berikut adalah penjelasannya.

1. Membantu Bernafas

Tanaman hias membantu bernafas karena menyerap karbondioksida dan melepaskan oksigen. Contoh tanaman hias yang cocok yaitu anggrek, sukulen, dan bromeliad.

"Sukulen cocok untuk hiasan di rumah, karena bisa menyimpan air di tanaman tersebut dalam jangka yang lama dan tanpa membutuhkan sinar matahari," kata Sukardiman.

2. Membantu Mencegah Penyakit

Boston fern atau pakis boston, cemara, dan tanaman laba-laba adalah tanaman hias yang berfungsi menambah kelembaban. Menurut penelitian dari Norwegia yang dikutip Sukardiman, tanaman hias yang ada di dalam ruangan dapat mengurangi timbulnya kulit kering, pilek, sakit tenggorokan, dan batuk kering.

"Sumber penyakit mulanya juga bisa datang dari pikiran. Nah, pakis boston ini bisa membantu kelembaban di lingkungan rumah, tanpa dipetik bisa memberikan manfaat kepada kita," ujar Sukardiman.

3. Mengurangi Kecemasan dan Stres

Tanaman hias yang cukup populer lainnya yaitu lidah mertua (Sansevieria) atau laba-laba (Chlorophytum comosum). Tanaman ini dipercaya dapat mengurangi kecemasan dan stress.

Sukardiman juga bercerita mengenai tanaman-tanaman hias yang dirawatnya dan menceritakan keluarganya yang hobi merawat tanaman hias.

"Kadang istri saya juga tiba-tiba memberi kejutan bunga, mungkin kelihatannya hal sepele, tapi itu sebagai bentuk saling menguatkan. Jadi ya sementara tidak perlu pergi ke Batu. Memang benar, hanya dengan menarik napas dalam-dalam sambil menyiram tanaman hias setiap hari, bisa cukup menangkal kecemasan dan stres," ujar Sukardiman.



Simak Video "Gerak Kementan Tingkatkan Ekspor Tanaman Hias"
[Gambas:Video 20detik]
(atj/nwy)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia